Pantai Bugle Camara

Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten 42282

Pantai Bugle Camara
Pantai Bugle Camara / Christ EL (Christ)

(4.6/5 dari 14 Pengunjung) Baca ulasan

Jika sedang mencari wisata pantai yang cocok untuk camping terutama campervan atau camperbike maka bisa berkunjung ke Pantai Bugle Camara Pandeglang yang memiliki tempat lapang dengan rumput hijau, pemandangan yang masih asri, dan udara sejuk.

Kondisi alam pantai ini terdiri dari gunung laut pantai dan udara segra tersaji dalam satu tempat. Pemandangannya akan memanjakan pelupuk mata yang melihatnya. Cocok jadi tempat piknik bersama teman atau kelurga untuk sejenak lepas dari rutinitas sehari-hari.

Pada bibir pantainya terdapat batuan karang, namun ada juga sisi yang berpasir tanpa karang. Air lautnya jernih dan ombaknya tidak terlalu besar sehingga cocok jadi tempat berenang anak-anak meski tetap harus dalam pantauan orang tua.

Sekilas, kondisi alam Pantai Bugle Camara memiliki kemiripan dengan Pantai Parangtritis, Jogja dan Pantai Madasari, Pangandaran karena di tepi pantainya terdapat area camping yang menghadap langsung ke pantai. Bedanya pantai ini belum terkelola dengan baik.

Deskripsi Pantai Bugle Camara

Pantai Bugel
Foto Pantai Bugle Camara dari atas / saefullah _14

Pantai Bugle Camara atau Pantai Bugel Cemara merupakan pantai unik dan lokasinya tersembunyi, untuk sampai ke pantai ini harus melewati hutan, dan jalan tanah. Umumnya pesisir pantai banyak pohon kelapa, namun di pantai ini hamparan rumput hijau mendominasi setiap sudut bibir pantainya.

Memiliki pemandangan yang indah dan bibir pantainya memiliki pasir campur karang. Pantai Bugel memiliki dua bagian. Ada area camping, area berpasirnya hanya sedikit, dan batu karang mendominasi. Dan area berenang, berpasir halus kecokelatan, cukup landai, dan banyak serpihan karang.

pantai bugel camara
Bibir pantai tipe pasir halus bercampur karang / Amar nasrulloh

Area pantai yang berada di sebelah kiri berpasir halus dan landai cocok untuk tempat berenang dan bermain pasir anak-anak. Sedangkan di sebelah kanan batuan karang mendominasi pada bibir pantainya, meski begitu pemandangan dari sini sangat indah.

Untuk ke pantai ke pantai yang sebelah kiri wisatawan harus jalan kaki dan turun melewati sungai kecil air payau, cukup dangkal. Di pantai berpasir ini suka ada perahu nelayan yang menepi.

Perlu waktu sekitar 30 menit jika dari Pantai Tj. Lesung, meski jauh untuk sampai ke pantai ini namun berakit-rakit ke hulu bersenang-senang kemudian saat sampai lokasi. Bisa jadi alternatif tempat liburan, pantai dengan pemandangan indah, garis pantai yang unik, dan rumput golf yang menghampar.

Pantai Bugle Camara memiliki area camping yang cukup luas, bisa untuk komunitas kecil, bisa pilih area pinggir laut yang banyak batu karangnya atau agak sedikit ke dalam. Namun di pantai ini belum tersedia listrik, jadi sebaiknya persiapkan penerangan jika akan camping di pantai ini.

Sejarah Pantai Bugle Camara

pantai bugel golf mega camara
Rumput di sekitar bibir pantai sedang hijau-hijaunya / Campervan albert ganny

Meski di Google Map bernama Pantai Bugle Camara, namun warga sekitar lebih familiar menyebutnya Pantai Bugel Cemara. Penambahkan kata “Camara/Cemara” karena di tepi pantainya terdapat pohon cemara.

Sejarah Pantai Bugle Camara berdasarkan penuturan warga sekitar, bahwa area pantai ini merupakan bekas lapangan golf milik Laksamana TNI (Purn.) Muhammad Sudomo yang pernah menjabat sebagai Wakil Panglima ABRI dan Pangkopkamtib pada Orde Baru,

Pada tahun 80-an Sudomo membangun resort beserta lapangan golf dengan 18 lubang di area ini yang katanya pernah jadi salah satu lapangan golf terbaik di Indonesia pada masa itu.

Lapangan golf milik Sudomo sudah tidak terawat sejak lama, kini hanya tinggal bekas dan hanya ada beberapa bangunan villa tua. Arena lapangnya hanya sebagian yang masih ditumbuhi rumput hijau, sisanya sudah banyak yang jadi semak belukar.

Padahal pada saat lapangan golf ini masih beroperasi menyerap banyak pekerja dari warga lokal. Dulu banyak warga yang bekerja sebagai pegawai di resort dan lapangan golf ini.

Setelah sekian lama lapangan golf ini terbengkalai, kini banyak wisatawan lokal dan luar daerah datang ke Pantai Bugle Camara untuk menikmati sisa-sisa keindahannya. Meski belum optimal, beberapa warga sekitar ada yang masih menjaga pantai ini.

Rute Menuju Lokasi

pantai bugel camara kabupaten pandeglang banten
Jalan menuju lokasi pantai yang masih tanah / Kemal adiwinata

Pantai Bugle Camara berada di kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten. Jaraknya tempuh menuju lokasi sekitar 2 jam dari Pandeglang dengan melewati Tanjung Lesung dan Pantai Batu Hideung. Sepanjang jan menuju lokasi pemandangannya sangat menakjubkan, khususnya daerah Panimbang.

Tepatnya, lokasi Pantai Bugle Camara berada di antara kawasan wisata Tanjung Lesung dan Sumur. Bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi ataupun menggunakan kendaraan umum seperti DAMRI Serang-Sumur, waktu tempuhnya sekitar 3-4 jam dari Seraung dan turun di depan gerbang masuk pantai.

Untuk kondisi jalan raya menuju lokasi sekarang cukup bagus, tanpa kendala. Pemandangan menuju lokasi ada pesawahan. Namun harus-hati saat berkendara karena ada banyak mobil besar.

Pintu gerbang masuk Pantai Bugle Cemara di tanda plang berwar pink bertuliskan Pantai Bugle di kanan jalan jika dari arah Tanjung Lesung. Dari gerbang perjalanan ke bibir pantai sekitar 5-10 menit. Kondisi jalan masih tanah, namun kendaraan bisa sampai bibir pantai/area camping.

Harga Tiket Masuk

Meski pantai ini belum ada pengelola resminya jadi tidak ada karcis/tiket masuk, namun wisatawan yang berkunjung ke Pantai Bugle Cemara harus membayar biaya masuk ke warga yang mengelola. Biaya masuknya biasanya dihitung berdasarkan jenis kendaraan yang digunakan.

Tiket MasukHarga
Pengunjung tanpa campingRp10.000
Kendaraan roda dua/motorRp20.000
Kendaraan roda empat/mobilRp50.000
*Harga tiket masuk Pantai Bugle Camara bisa berubah di kemudian hari

Meski begitu, beberapa wisatawan yang berkunjung sering mendapat tarif/biaya masuk yang berbeda saat berkunjung. Ada juga yang harus membayar Rp100.000 untuk 3 orang menggunakan mobill.

Selain itu, karena tidak ada toilet umum wisatawan yang berkunjung juga perlu membayar saat akan berbilas Rp2.000, kencing Rp3.000, dan buang air besar Rp5.000.

Hal Menarik dari Pantai Bugle Camara

Meski pantai ini belum terkelola dengan baik dan belum memiliki fasilitas pendukung, namun bukan berarti tidak ada hal menarik yang bisa wisatawan lakukan atau temukan saat berkunjung ke Pantai Bugle Camara.

Camping / Campervan Pinggir Pantai

Camping Pantai Bugle Camara
Camping menghadap langsung ke laut / Andremov project

Pantai Bugle Camara lebih dulu terkenal sebagai tempat camping atau campervan di tepi laut. Hal ini karena memiliki area camping ground berlantaikan hamparan rumput hijau bisa untuk camping bersama teman, keluarga, atau komunitas kecil.

Intinya cocok untuk camping terutama campervan atau camperbike, memiliki alam yang mendukung dan memiliki spot foto yang melimpah. Jika camping bersama anak-anak, tempat bermain air atau main pasirnya tidak jauh dari spot camping.

Salah satu great camping spot di Pandeglang dengan savana rumput hijau luas dan pantai dengan ombak yang menghantam karang akan membuat camping Pantai Bugle Camara memberikan pengalaman tak terlupakan. Bisa mendirikan tenda dekat tepi laut di atas hamparan rumput atau bisa dekat danau.

Namun kendalan camping di pantai ini yaitu fasilitas kamar mandi belum memadai. Juga harus membawa stok makanan karena pedagang sekitar pantai hanya menjual makanan ringan.

Berenang

berenang di pantai bugel banten
Berenang di bagian bibir pantai yang berkadang / Amar nasrulloh

Berenang jadi salah aktivitas yang bisa wisatawan lakukan saat berkunjung ke Pantai Bugle, anak-anak akan menyukainya. Untuk berenang sebaiknya pilih area bibir pantai yang minim batuan karang, agar terhindar dari cedera saat berenang.

Untuk berenang sebaiknya jangan gegabah, maka bisa ke pantai sebelah kiri yang memiliki pasir harus di bibir pantainya dan cukup landai, jadi aman untuk berenang anak-anak, meski tetap harus dalam pantau orang tua ya.

Untuk ke area pantai yang minim batuan harus jalan melewati bebatuan yang terjal dan menyeberangi muara sungai yang dangkal. Oh iya pastikan selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut sebelum masuk ke dalam air. Jangan berenang terlalu jauh dari pantai.

Bermain Pasir

bermain pasir pantai bugel pandeglang
Bermain pasir di area yang minim batuan karang / Wim Jalan2

Lagi-lagi akvitas yang anak-anak suka yaitu bermain pasir saat berkunjung ke pantai, meski sebenarnya orang dewasa pun banyak yang menyukainya namun kadang muncul rasa gengsi atau malu saat melakukannya.

Untuk bermain pasir di Pantai Bugle Camara lokasinya bisa di area bibir pantai yang berbatu atau di sebelah kiri pantai yang ada pasir halus berwarna kecokelatan. Tinggal pilih area pasir yang agak basah dan bisa mulai dari membuat istana pasir, membangun bentuk-bentuk unik, hingga menulis pesan di pasir.

Selain menyenangkan, bermain pasir juga memberikan manfaat kesehatan yang tak kalah penting. Menurut ahli kesehatan, bermain pasir dapat membantu menghilangkan stres, meningkatkan kreativitas, dan mengurangi risiko obesitas pada anak-anak.

Menikmati Pemandangan Sunset

Sunset pantai bugel camara pandeglang
Pemandangan sunset yang indah / Hendris Munandar

Khusus untuk sunset biasanya yang menikmatinya anak muda, dewasa, dan orang tua. Pantai Bugle memiliki pemandangan matahari tenggelam yang indah terlebih saat cuaca sedang cerah dan tidak berawan.

Dengan langit yang berubah warna menjadi gradasi oranye dan merah, serta suara ombak yang menenangkan, pantai bisa memberikan pengalaman sunset yang romantis dan menenangkan bagi para wisatawan.

Di Pantai Bugle Camara, wisatawan dapat menikmati pemandangan matahari terbenam sambil menikmati makanan dan minuman. Menurut penelitian lagi, melihat pemandangan matahari terbenam dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan mood, dan memberikan efek positif bagi kesehatan mental loh.

Terdapat Danau Kecil

Salah satu yang menarik dari Pantai Bugle Camara yaitu terdapat danau buatan yang airya payau. Danau buatanya ada di beberapa titik, ada yang dekat bibir pantai, ada juga yang lokasinya di tengah dekat pepohonan.

Selain itu, danau ini juga sering jadi tempat mancing warga, karena di danaunya dijumpai ikan gabus dengan berbagai ukuran.

Banyak Spot Foto Instagramable

pantai bugle camara foto
Banyak spot foto Instagramable / ahmad masruri

Dengan lokasinya yang cukup tersembunyi membuat pengunjung pantai ini tidak terlalu banyak, terlebih pada hari biasa. Suasana sepi dan kondisi alam yang masih asri menghasilkan pemandangan yang menakjubkan dan ada banyak spot foto yang instagramable.

Spot fotonya bisa di dekat bibir pantai yang memiliki rumput hijau, dekat batuan karang, dekat pohon cemara, atau bisa juga di bibir pantai yang berpasir di sebelah kiri. Cocok juga untuk foto prewedding. Pemandangan indah perpaduan dari batuan karang dan rumput halus, serta pohon cemara akan menghasilkan foto yang estetik.

Memancing Ikan Laut

mancing di pantai bugle camara
mancing di area bibir pantai berkarang

Laut Banten terkenal dengan ikan laut yang melimpah dan beragam jenisnya, termasuk di Pantai Bugle Camara. Wisatawan yang memiliki hobi mancing maka tidak salahnya untuk mencoba peruntungan melempar kail di pantai ini.

Lokasi memancingnya bisa di tepi laut yang banyak batuan karangnya. Atau jika ingin mancing ikan besar bisa menggunakan perahu nelayan, agar bisa ke tengah laut dan mencari spot mancing yang tepat. Ikan yang biasa didapat yaitu ikan tuna, ikan tenggiri, ikan tongkol, dan banyak lagi.

Membaca Buku di Pantai

Membaca Buku Pantai Bugle Camara
Membaca Buku di Pantai / Ruly Mulya

Ada banyak aktivitas yang bisa wisatawn lakukan saat berkunjung ke pantai selain berenang, berjemur, bermain pasir, atau bahkan hanya sekadar duduk-duduk dan menikmati keindahan alam sekitar. Namun, salah satu aktivitas yang cukup populer di kalangan para wisatawan adalah membaca buku di pantai.

Membaca buku di pantai memberikan sensasi yang sangat berbeda. Dengan angin sepoi-sepoi yang mengusik rambut dan suara ombak yang menghanyutkan, membaca buku di pantai dapat menjadi pengalaman yang sangat menenangkan. Terlebih lagi, pantai adalah tempat yang cocok untuk menghilangkan stres dan meredakan kegelisahan yang dirasakan oleh banyak orang di tengah kehidupan sehari-hari yang sibuk.

Pantai ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan dengan air laut yang jernih dan ombak tenang. Terdapat banyak tempat yang cocok untuk membaca buku di pantai ini, seperti di bawah pohon rindang atau di dekat tepian pantai yang menawarkan pemandangan indah.

Tips Berkunjung ke Pantai Bugle Camara

Agar kunjungan ke Pantai Bugle Camara bisa berjalan lancar dan memberi kesan menyenangkan, maka tidak ada salahnya untuk menyimak beberapa tips berikut.

  • Jika ingin camping sebaiknya membawa bahan makanan dan air bersih yang cukup. Warung sekitar pantai hanya menyediakan makanan ringan. Dan toiletnya terlalu jauh, di gerbang pintu masuk.
  • Tidak ada yang jual kayu bakar, jadi sebaiknya membawa kayu bakar jika ingin membuat api unggun.
  • Jika ingin berenang, bermain air, dan bermain pasir bisa di sebelah kiri atau kanan, area bibir pantainya minim karang.
  • Sebaiknya berkunjung saat langit masih terang, karena jalan menuju lokasi gelap, tidak ada penerangan di malam hari.
  • Hindari menggunakan celana pendek atau kolor saat camping di Pantai Bugle Camara karena banyak nyamuk saat malam hari. Juga jangan lupa membawa  lotion anti nyamuk.
  • Jika ingin mendapat suasana pantai yang lebih tenang dan minim pengunjung maka bisa datang di hari biasa. Akhir pekan biasanya banyak wisatawan lokal, khususnya anak muda.
  • Jangan lupa membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup, lokasi pantai jauh dari minimarket dan ATM.
  • Untuk mendapatkan pemandangan pantai yang indah maksimal maka bisa berkunjung di musim kemarau seperti bulan Juni-Agustus. Di musim hujan pemandangan pantai cukup kacau, dan air lautnya keruh karena dekat muara sungai.
  • Sebaiknya tidak berenang terlalu tengah, karena keselamatan jika merupakan tanggung jawab ANda sendiri. Pantai ini tidak memiliki penjaga pantai.

Untuk yang membawa makanan dan minuman dari luar harap membawa pulang sampah atau membuangnya pada tempat sampah. Sebaiknya jangan membuang sampah sembarang. Ada kalanya si jorok suka dengan pemandangan dan lingkungan indah, tapi malah buang sampah sembarangan.

Kekurangan Pantai Bugle Camara

Sebagai pantai yang tidak terkelola, pantai ini memiliki beberapa kekurangan, baik dari sisi pengelolaan, fasilitas, dan kesadaran pengunjungnya terkait sampah. Namun kekurangan berikut yang sering wisatawan keluhkan.

  • Belum ada fasilitas MCK. Toilet kurang memadai, hanya bilik dari spanduk dan ember berisi air tampungan.
  • Jalan masuk dari gerbang hanya muat 1 mobil dan masih tanah.
  • Tidak ada area parkiran khusus kendaraan, banyak wisatawan yang memarkir kendaraan menginjak rumput yang jadi tarik pantai ini.
  • Harga masuk ke pantai bisa berbeda-beda. Siang hari biaya masuk mobil Rp50.000, namun pada malam hari biaya masuk mobil bisa Rp100.000.
  • Banyak wisatawan tidak berakal yang meninggalkan sampah seenaknya. Ada kalanya bibir pantai banyak sampah botol minuman, sampah plastik, dll.

Kesadaran pengunjung yang kurang menjaga kebersihan jadi mengurangi keindahan pantai yang khas dengan pohon cemaran dan rumput jikaunya ini.

Tidak dapat dipungkiri, Pantai Bugle Camara adalah salah satu destinasi liburan yang menawarkan pemandangan yang memukau. Sayangnya belum terkelola dengan baik dan belum tersedia fasilitas pendukung.

Demikian ulasan mengenai Pantai Bugle Camara atau Pantai Bugel Cemara, Cigeulis, Pandeglang, Banten. Jika terdapat informasi keliru atau memiliki pengalaman berbeda saat berkunjung ke pantai bisa kirim ulasannya di bawah ini.

BAGIKAN

14 Ulasan dari pengunjung

  1. Bagus utk camping terutama campervan ato camperbike yahud, lingkungan ersih dan banyak spot foto sunset pemandangan, main air masih bisa karang bisa diakses tidak terjal aman utk anakΒ² tidak jauh dari spot camping, Angin nya supeeer euwenak dan kenceng, kecuali ada minusnya sangaaaaaat kurang dan tidak layak toiletnya, ada cuma jauh banget di depan gerbang masuk dan hanya 1, sekedar bilas aja bisa ada sekitaran tempat camping dan warungΒ² kecil jual pop mie kopi dan minuman.. Makanya bintang kurang yaaa..

  2. Gak ada kamar mandi tapi keren tempat nya kalo mau camping, harus sedia makanan dulu stok karna pedagang hanya menjual makan ringan

    Tapi keren lahh tempat nyaa bagus bgt ikan ikan nyaa juga banyak dan air nya cendrung tenang jadi bisa berenang dan snorkeling

  3. πŸ—“οΈ 23/07/2022
    πŸ“ Pantai Bugle Cemara
    πŸ’° Mulai dari Rp.50.000,-
    😍 ⭐️⭐️⭐️⭐️

    Letak pantai dari pinggir jalan cukup jauh, perlu masuk dari pintu gerbang awal sekitar 10 menit jika naik mobil, akses jalur hanya muat 1 mobil dan kanan kirinya semak belukar tinggi. Harga masuk saat saya kesana 1 mobil 3 orang Rp.100.000. Ada warung kecil yang menyediakan camilan dan minuman dingin, toiletnya tidak memadai, hanya dari bilik spanduk dan ember berisi air tampungan hujan sepertinya, karena warnanya kuning dan ada endapan pasir dan batu. Jadi kalau mau cebok baiknya bawa air drigen bersih sendiri atau air mineral botol. Kalau mau BAB harus ke toilet di pintu gerbang awal.

    Pantainya ada di sebelah kiri, harus jalan kaki dahulu dan turun melewati sungai kecil air payau. Pasirnya coklat, suka ada perahu nelayan yang sedang menepi.

    Area camping lega, bisa untuk komunitas kecil, bisa ke pinggir laut juga karena ada sedikit pesisir dengan batu karang.

  4. Berkali-kali kesini, dan tetap asyik πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»
    Tempatnya lega, cuman memang untuk area teduh terbatas dibawa pohon” yg besar saja.

    Skrng sudah ada beberapa stand warung” lokal, mreka jga menyediakan tempat bilas.

    Jalannya memang dari depan agak kurng bagus, tapi masih wajar untuk mobil” sedan.

    Pantainya lumayan bersih, notes : mngkin lebih baik apabila hendak berenang pilih kearah kanan atau kiri, karena lebih minim karang πŸ‘πŸ»

    Recomended πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»
    Happy Holiday πŸŽ‰

  5. Saya kesini terakhir kali pada tahun 2016, dan lokasinya sangat terawat dengan pasir yang bersih dan laut yang biru. Cukup banyak ikan di sini untuk yang ingin casting atau sekedar piknik. Namun, saat saya kembali pada tanggal 17 Agustus 2022, lokasinya kurang terawat. Setelah mengobrol cukup lama dengan pedagang di sekitar pantai, ternyata pihak pengelolanya sudah berganti dan kurang terurus juga. Banyak batu karang besar yang naik ke darat karena tsunami yang melanda beberapa tahun sebelumnya.

  6. Tempatnya cukup tersembunyi…dari jalan raya/gerbang masuk menuju lokasi/pantai lumayan jauh sekitar 500meter dan jalan nya masih berupa tanah dan bebatuan, lebar jalan masuk ke pantai hanya cukup untuk 1 mobil. Di pantai nya sendiri, lahan nya cukup luas dan bisa nge camp disini… Untuk pemandangannya sangat cantik. Untuk sarana umumnya kurang memadai, seperti toilet/kamar bilas dan juga musholla. Moga kedepan nya bisa lebih baik…. Tiket masuk 20k/motor dan 50k/mobil (cukup terjangkau).

  7. Pantainya bagus, pemandangannya keren, airnya jernih, ombaknya gak terlalu besar, tapi sayang..disini gak ada toilet. Sebetulnya enak disini, apalagi kalo camping/campervan, cuma kalo gak ada toilet kan bingung juga, kalo listrik sih..bisa bawa genset 🀭 yg bingung kalo yg cewe pengen BAK atau BAB.. …

  8. Cuma saran buat pengelola ,,jln akses tolong di perbaiki dan toiletnya sangat sangat tidak layak ,,soalnya klo mau pup ga tau kmna ,karna ini pantai yang cocok untuk semacam kemping bermalam pake tenda

  9. Saya kesini karena bermodal rasa penasaran, karena hasil foto di Google Maps bagus. Dan ternyata benar-benar sesuai dengan kondisi aslinya, dengan HTM sebesar Rp. 20.000 untuk motor dan orang, sedangkan untuk mobil saya kurang tahu dan untuk camping juga tidak sempat saya tanyakan. Untuk pantainya sendiri, sangatlah bagus, namun masih banyak pengunjung yang tidak sadar akan kebersihannya. Minusnya adalah tidak ada toilet umum, sehingga kalau ada keperluan, agak sulit. Selain itu, tanda pintu masuk ke pantai terlalu kecil dan sulit terlihat.

  10. Perjalanan dari Bogor ke Pantai Bugel Mega Camara menempuh jarak sekitar 8 jam. Untuk jalan raya menuju lokasi, sangat bagus dengan pemandangan sawah yang indah, namun tetap harus hati-hati karena banyak mobil besar seperti truk dan lain sebagainya. Biaya masuk pantai adalah 10.000 per orang tanpa camping. Dari pintu masuk menuju pantai, jalannya cukup menakutkan karena kiri kanan kebun kosong dan jalan belum diaspal, jadi harus tetap hati-hati ya. Namun, ketika sampai di pantai, airnya terlihat keruh karena sedang pasang.

  11. Pantai yang indah, tapi jika dikelola lebih baik lagi bakal lebih sip lagi, fasilitas kebersihan sangat kurang memadai..dan kurang ada Fasum seperti mushola, toilet, dsb yang memadai. Parkir sebaiknya lebih ditata agar kendaraan tidak menginjak injak rumputnya yang menjadi daya tarik pantai ini. Terdapat juga danau air tawar/payau yang indah selain pantainya. Pantainya cukup tersembunyi dari jalan utama. Dari pintu gerbang masuk ke pantai jalan tidak diaspal dan hanya cukup 1 mobil kurang lebih 500 m..tarif mobil 50K

  12. Indah & Banyak spot untuk berkemah , untuk acara keluarga mungkin lebih enak ya , karena tempatnya pas banget bibir pantai & sore nya jika cuaca bagus , akan mendapatkan spot sunset yang cantik

  13. Jaraknya dari rumah sangat jauh sekitar 160 Km, perjalanan yang melelahkan menggunakan sepeda motor, tapi semua tidak terasa, karena sepanjang jalan pemandangannya sangat menakjubkan, wilayah panimbang memang indah ..

    Pantai Bugel Cemara adalah pantai yang unik, dan tersembunyi, karena untuk bisa kesini, kita harus melewati hutan dan jalan yang masih tanah, dan biasanya pantai itu pesisirnya suka di tumbuhi banyak pohon kelapa, tapi di sini malah di tumbuhi hamparan rumput nan hijau, yang sangat indah, sangat nyaman bila datang di sore hari, udaranya sejuk, kita bisa gelar tikar di atas rumput, sambil ngopi, sambil menikmati pantai yang airnya masih jernih…
    Yang mau ngecamp juga sepertinya bisa disini…

    Untuk renang ada di sebelah kiri, namun harus hati2 karena turun kepantainya harus melewati bebatuan yang terjal …

    Biaya masuk untuk sepeda motor hanya 20k saja, udah termasuk parkir dan orangnya, jadi 20k udah bersih, tanpa embel embel…😁…murah lah segitumah ya…pas buat kantong saya yang pas pasan…🀭

    Kekurangannya dari MCK nya kali ya yang lebih harus di perhatikan oleh pengelola…
    Karena toilet dan mushola itu harus memadai untuk sebuah lokasi wisata…

    Terimaskasih, semoga membantu…#salamjalan2…😁

  14. Salah satu rekomendasi area camping di tepi laut nihh geengs…. Yang lokasinya ada di bagian barat pulau Jawa. Untuk viewnya di jamin ajib, lokasi campingnya cukup luas.. dan akses masuk kendaraan nya juga terbilang cukup. Tp sayangnya waktu kesana hanya singgah sebentar karena tidak membawa tenda dan perlengkapan camping lainnya.

Berikan ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here