Pantai Cirewang

RV54+F8V, Pangarengan, Kec. Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41254

(3.6/5 dari 8 Pengunjung) Baca ulasan

Untuk yang suka tantangan dan ingin berkunjung ke tempat berbeda maka bisa datang ke Pantai Cirewang, Subang objek wisata pantai yang berada di tengah hutan mangrove. Kondisinya masih asri dan masih sepi pengunjung.

Banyak yang menjuluki pantai ini sebagai surga yang tersembunyi karena letaknya memang tersembunyi dan perlu perjuangan untuk sampai ke lokasi. Meski begitu, Pantai Cirewang memiliki pemandangan pantai yang bagus dan kondisi alamnya masih alami. Bisa jadi alternatif tempat piknik keluarga.

Kenapa perlu perjuangan untuk sampai lokasinya? Karena pengunjung harus melewati jalan yang masih tanah dan naik perahu nelayan melewati sungai sekitar 1 kilometer yang berada di tengah hutan mangrove. Hal inilah yang jadi daya tarik bagi para wisatawan.

Nah, untuk yang berencana akan berkunjung ke wisata Pantai Cirewang maka bisa simak ulasannya di bawah ini agar dapat gambaran mengenai fasilitas, harga tiket masuk, hingga hal menarik apa saja yang ada di tempat ini.

Deskripsi Pantai Cirewang

pantai cirewang subang
Area bibr pantainya banyak pepohonan mangrove / apandi nur

Pantai Cirewang merupakan objek wisata hutan mangrove dan pantai yang memiliki kondisi alam yang masih asri. Tempat ini memiliki beberapa nama seperi Pantai Cirewang Indah, Pantai Tanjung Cirewang, dan masyarakat sekitar adanya menyebutnya Teluk Sidaon.

Bahkan karena tanah timbulnya muncul dengan cepat, pantai ini juga sering disebut sebagai Pantai Cipta Semalam. Untuk kondisi alamnya, sepintas ada kemiripan dengan Pantai Anom yang lokasinya berada di Pakuhaji, Tangerang, Banten.

Ketika Pantai Pondok Bali dan Pantai Patimbang yang kini terus terkikis abrasi, Pantai Cirewang bisa jadi alternatif bagi yang ingin berkunjung ke wisata hutan mangrove dan pantai sekaligus. Di pantai Subang ini pengunjung bisa bermain pasir dan berenang dengan aman.

Kawasan Pantai Cirewang sendiri merupakan hasil tanah timbul yang terbentuk sekitar 13 tahun silam. Tanah berpasir ini memiliki luas sekitar 500 meter persegi dan memiliki panjang lebih dari 1 kilometer dari timur ke barat. Tanah timbul ini juga jadi penghalang alami Kp. Cirewang dari arus ombak Laut Utara.

Hanya saja untuk sampai ke lokasi pengunjung harus menggunakan perahu dari lokasi tempat parkir kendaraan, perlu waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke bibir pantainya.

Namun karena berada di kawasan hutan mangrove maka di pantai ini banyak nyamuk, untuk itu sebaiknya menggunakan baju tertutup dan jangan lupa membawa lotion anti nyamuk.

Pantai Cirewang memiliki pemandangan pantai yang indah dengan pasir yang berwarna kecokelatan. Di sekitar bibir pantainya banyak pohon mangrove yang sengaja ditanam untuk menahan abrasi dan memecah gelombang laut.

Dengan adanya konservasi tanaman bakau sangat berguna untuk melestarikan habitat Pantai Cirewang. Dengan luas sekitar 25 hektar membuat hutan mangrove ini jadi tempat tinggal berbagai satwa dan habitat ikan.

Rute Menuju Lokasi

Pantai Cirewang berlokasi di desa Pangarengan, kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jika dari pusat kabupaten Subang maka jaraknya sekitar 50 kilometer atau perlu waktu waktu tempuh sekitar 1 jam 44 menit.

Sebagian besar jalan menuju lokasi sudah bagus, jalan sudah cor. Namun kondisi jalan menuju pantai, tepatnya 7 menit sebelum sampai kondisi jalan masih offroad. Jalannya masih jalan tanah, akan berlumpur saat musim hujan. Jika menggunakan mobil harus mobil tinggi.

Kendaraan parkir di dermaga penyeberangan, tinggal membayar tiket masuk(sudah termasuk biaya menyeberang) lalu naik perahu sekitar 10 menitan. Setelah itu akan sampai di bibir pantainya.

Dari Subang ke Pantai Cirewang Melalui  Pamanukan – Pagaden

Pertama-tama, dari Subang Anda dapat mengambil Jl. Ukong Sutaatmaja ke Jl. Mayjen Sutoyo di Karanganyar. Perjalanan ini hanya akan memakan waktu sekitar 3 menit dengan jarak tempuh sekitar 800 meter.

Setelah itu, lanjutkan perjalanan Anda dengan mengambil rute Pagaden – Subang, Jl. Jend. Ahmad Yani, dan Pamanukan – Pagaden hingga mencapai Jl. Raya Husen Kertadibrata di Pamanukan. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 1 jam 2 menit dengan jarak tempuh sekitar 35,9 km.

Tetaplah berada di Jl. Raya Husen Kertadibrata hingga Anda sampai di lokasi tujuan di Pangarengan. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 35 menit dengan jarak tempuh sekitar 13,3 km.

Sampai di lokasi, Anda akan menemukan Pantai Cirewang yang menawarkan pemandangan indah dan segarnya udara pantai. Anda dapat menikmati suasana pantai yang tenang sambil menikmati pemandangan hutan mangrove.

Jam Buka Pantai Cirewang

Pantai Cirewang buka 24 jam dari hari Senin sampai hari Minggu, wisatawan bisa datang kapan saja. Hanya saja jika datang pada larut malam tidak ada perahu yang menyeberangkan. Waktu terbaiknya yaitu pada 7.00 pagi sampai jam 17.000 WIB.

Harga Tiket Masuk

Biaya masuk wisata Pantai Cirewang cukup terjangkau karena sudah termasuk biaya menyeberang menggunakan perahu. Tentu saja ini bisa jadi pengalaman menyenangkan, karena sepanjang perjalanan menggunakan perahu bisa melihat pemandangan hutan mangrove.

Selain harus membayar tiket masuk, pengunjung harus membayar biaya tambahan untuk parkir kendaraan.

Tabel Harga Tiket Masuk Pantai Cirewang

Tiket MasukHarga
DewasaRp15.000
Biaya Parkir Kendraaan
MobilRp5.000
MotorRp3.000
*Harga tiket masuk di atas bisa berubah di kemudian hari

Hal Menarik dari Pantai Cirewang

Meski pengelolaan Pantai Cirewang belum maksimal, namun bukan berarti pantai ini tidak memiliki hal menarik. Berikut beberapa hal menarik yang bisa pengunjung lakukan atau temukan saat berkunjung ke pantai ini.

Memiliki Pemandangan yang Indah

Pantai Cirewang, sebuah destinasi wisata pantai yang indah di Subang, menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung. Setibanya dari perahu, pengunjung akan menyusuri hutan mangrove melalui jembatan bambu. Suasana hutan mangrove yang sejuk dan deburan ombak yang menenangkan membuat kita tak sabar untuk menyaksikan pemandangan pantai.

Pemandangan di Pantai Cirewang sungguh menakjubkan. Pasir halus dan air laut yang jernih menambah pesonanya. Garis pantai yang panjang meliuk dengan indah dan menarik siapa pun yang menyaksikannya.

Kombinasi harmonis antara hutan mangrove, air laut yang jernih, dan pasir yang halus menciptakan pemandangan yang memikat. Keistimewaannya terletak pada pesona alam yang mampu memukau dan meninggalkan kenangan tak terlupakan.

Berenang

Berenang di Pantai Cirewang
Ombaknya tidak terlalu besar dan lautnya dangkal / Muze Arie

Pantai ini aman dengan ombak yang tidak terlalu besar dan laut yang dangkal. Meskipun begitu, anak-anak tetap harus dalam pantauan orang dewasa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Berenang di Pantai Cirewang bisa jadi kegiatan yang menyenangkan dan menyegarkan. Pengunjung dapat menikmati air laut yang jernih dan segar sambil merasakan pasir halus di bawah kaki. Laut yang dangkal dan ombak yang tenang membuat pantai ini cocok untuk pengunjung yang ingin berenang dengan tenang.

Jika tidak mau kulit hitam jangan lupa untuk mengoleskan tabir surya guna melindungi kulit dari sinar matahari. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan yang dibutuhkan seperti handuk, sandal, dan baju ganti.

Berenang di Pantai Cirewang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Pantai ini memiliki titi yang bisa jadi tempat berenang yang nyaman dan aman bagi anak-anak. Namun, orang tua harus tetap memperhatikan anak-anak dan memastikan untuk selalu berada di dekat mereka selama berenang di pantai.

Bermain Pasir

Bermain Pasir Pantai Cirewang
Memiliki pasir berwarna cokelat dengan tekstur yang lembut / Tomi Herdian

Anak-anak bisa bermain pasir di Pantai Cirewang. Pantai ini memiliki bibir pantai yang panjang dan pasir berwarna kecokelatan yang halus dan tidak tercampur batuan. Pasir pantai yang lembut dan halus membuat pantai ini menjadi tempat yang cocok untuk bermain pasir.

Bermain pasir di Pantai Cirewang bisa jadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak. Pengunjung dapat membawa perlengkapan bermain pasir seperti ember, sekop, dan baskom kecil untuk bermain pasir. Selain itu, anak-anak juga dapat membuat bentuk-bentuk pasir yang unik dan kreatif.

Menikmati Pemandangan Sunset

Perpaduan langit berwarna jingga dan hutan mangrove membuat pemandangan sunset semakin cantik dan menakjubkan. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil menunggu matahari terbenam di ufuk barat.

Menikmati pemandangan sunset di Pantai Cirewang bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Pengunjung dapat duduk di bibir pantai sambil menikmati keindahan langit yang berubah warna. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat hutan mangrove yang tumbuh di sekitar pantai, menambah keindahan pemandangan.

Untuk menikmati pemandangan sunset di Pantai Cirewang pastikan memilih lokasi yang nyaman dan terbuka. Juga jangan lupa untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen indah tersebut.

Menikmati pemandangan sunset di Pantai Cirewang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menenangkan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan alam yang menakjubkan tersebut.

Mancing Ikan Laut

Mancing Pantai Cirewang
Bisa mancing di rawa ataupun di lautnya / Yaya Cikaroya

Banyak yang berkunjung ke Pantai Cirewang untuk mancing ikan laut. Selain terdapat banyak kerang, pantai ini juga memiliki berbagai jenis ikan laut, termasuk rajungan yang cukup banyak dan mudah untuk dipancing. Habitat ikan di pantai ini melimpah, membuat mancing di sini menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Mancing ikan laut di Pantai Cirewang bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan menantang. Pengunjung dapat menggunakan umpan seperti cacing, udang, atau ikan kecil untuk menarik perhatian ikan. Waktu yang tepat untuk mancing di laut adalah saat air surut, yaitu saat air laut berada di posisi terendah, sehingga ikan menjadi lebih aktif.

Sebelum mancing ikan laut di Pantai Cirewang, pastikan untuk membawa peralatan mancing yang tepat seperti joran, reel, dan kail yang sesuai dengan jenis ikan yang ingin dipancing. Selain itu, selalu perhatikan kondisi cuaca dan ombak sebelum memulai aktivitas mancing.

Hutan Mangrove

Mangrove Pantai Cirewang
Sisi sungai ditutupi hutan mangrove / doddy darmajana

Tanaman mangrove yang tumbuh di sepanjang Pantai Cirewang membentuk ekosistem yang unik dan penting bagi kelangsungan hidup lingkungan sekitar. Selain itu, spot mangrove seluas 25 hektar sering dijadikan sebagai tempat berfoto oleh para wisatawan.

Tanaman mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Tanaman ini mampu menyerap karbon dari udara dan mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim. Selain itu, akar bakau juga dapat mencegah erosi pantai dan menahan lumpur, sehingga membentuk tambak yang subur.

Pantai Cirewang sendiri tidak memiliki ombak yang terlalu besar, sehingga pengunjung bisa bebas bermain air dan berenang di pantai. Spot mangrove yang terletak di dalamnya dilengkapi dengan sebuah jembatan bambu yang memudahkan pengunjung untuk berjalan-jalan dan menikmati keindahan hutan mangrove.

Memiliki Banyak Spot Foto

Spot Foto Pantai Cirewang
Banyak spot menarik / Dila Nurpadila / Chanah Yoshioka

Pantai ini memiliki banyak spot foto yang menarik, seperti di area hutan mangrove, dermaga kecil dari kayu, bibir pantai, atau saat naik perahu. Pengunjung dapat mengabadikan momen indah mereka di pantai ini.

Memotret di Pantai Cirewang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mengesankan. Pengunjung dapat menggunakan kreativitas mereka untuk mengambil foto-foto yang unik dan menarik di berbagai spot foto yang tersedia. Selain itu, pantai ini juga sering dijadikan tempat untuk pemotretan prewedding loh.

Sebelum memotret di Pantai Cirewang, pastikan untuk membawa kamera atau smartphone yang memiliki kualitas foto yang baik. Selain itu, perhatikan juga kondisi cuaca dan cahaya saat memotret untuk menghasilkan foto yang optimal.

Tips Berkunjung ke Pantai Cirewang

Agar kunjungan ke Pantai Cirewang bisa berjalan lancar dan memberi kesan menyenangkan, maka tidak ada salahnya untuk menyimak beberapa tips berikut.

  • Sebaiknya hindari berkunjung di musim hujan, akses jalan menuju pantai masih tanah dan bisa berlumpur saat hujan.
  • Karena kawasannya rawa, di Pantai Cirewang banyak nyamuk jadi jangan lupa menggunakan lotion anti nyamuk. Sebaiknya hindari menggunakan celana pendek.
  • Jika berkunjung pada siang hari jangan lupa untuk menggunakan tabir surya, sinar matahari pada siang hari bisa sangat terik.
  • Sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman karena di lokasi kadang tidak ada yang berjualan.
  • Sebaiknya berkunjung menggunakan motor, untuk mobil tidak direkomendasikan, kecuali mobil offroad atau suv.
  • Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Cirewang Subang yaitu di pagi dan sore hari, saat cuaca sedang cerah.
  • Jika ingin merasakan suasana pantai yang lebih sepi pengunjung maka bisa datang di hari biasa.
  • Untuk pemandangan yang maksimal sebaiknya datang di musim panas seperti bulan Juni s/d Agustus. Pada musim hujan pemandangannya kurang bagus.
  • Sebaiknya membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup karena jauh dari lokasi ATM atau mini market.
  • Untuk menjaga kelestarian alam maka jangan buang sampah sembarangan.

Kekurangan Pantai Cirewang

Sebagai tempat wisata pantai yang belum terkelola dengan baik, tentu saja Pantai Cirewang memiliki beberapa kekurangan seperti belum tersedianya toilet. Kamar mandinya belum memadai dan masih seadanya.

Selain itu akses jalan menuju lokasi masih tanah bebatuan yang tidak beraturan, juga akan berlumpur saat hujan. Akan sulit dilewati oleh wisatawan yang menggunakan kendaraan roda empat.

Demikian ulasan Pantai Cirewang, Pangarengan, Legonkulon, Subang, Jawa Barat. Jika terdapat informasi yang keliru atau memiliki pengalaman yang berbeda saat berkunjung ke pantai ini bisa kirim ulasannya di bawah ini ya!

8 Ulasan dari pengunjung

  1. Tempat indah udah kayak surga tersembunyi, tp beneran tersembunyi ini aksesnya haduh gustiii meringiiis 😭😭, sebaiknya kalo ke sini jangan pakenmobilckecil, mending mobil kolbak atau mobil gunung atau motor, karna sumpaaah ini jalannya ekstrim buat mobil kecil tuh, berbatu, becek dan berlumpur, sayang banget kalo akses susah gini orang lain jadi susah menikmati perjalanannya, sama paling g ada tempat makan cm ada warung itu pun cuma 1🤦🏼‍♀️, jd mending bawa bakal aja

  2. Jalan Ke Lokasi Masih Kurang Bagus
    saya sendiri menggunakan kndaraaan roda 4 tidak melanjutkan Perjalanan dan kembali Karena Jalan.
    Smoga suatu saat saya bisa berkunjung ke Pantai Cirewang dan smoga jalannya sdh Bagus

  3. (+)
    •Pantai terbaik
    •pemandangannya bagus
    •sunsetnya bagus
    •tiket 15k/orang
    *dari tempat tiket menuju pantai naik perahu bulak balik (sudah termasuk tiket) jd sembari naik perahu bisa melihat pemandangan sekitar
    •pantainya lumayan bersih
    •Recommended

    (-)
    °blm ada toilet yg menggunakan wc masih kamar mandi biasa
    °akses jalan masih tanah bebatuan yg belum beraturan, yg terkadang basah terkena hujan, lebih mudah & direkomendasikan dan lebih seru menggunakan roda 2 krna lebih sulit untuk roda4 tp tetap hati-hati krna jika jalan basah akan licin

    *Diwaktu selama 1 jam stlah 1 jam dipantai dijemput buat pulang sama perahunya
    *Baru review, itu waktu kesini 1juni, next time pngen kesini lg

  4. Sementara tidak direkomendasikan buat pengendara mobil kecuali offroad, atau suv.

    Masih banyak jalan yg rusak dan sebagian berlumpur,
    Sabtu siang 30 Oktober 2021 mobil saya yang FWD sempat terjebak kurang lebih setengah jam dilumpur, Setelah berjibaku dan badan belepotan datang bantuan dari pengendara motor yg hanya sesekali lewat.

    Butuh perhatian dari Pemda setempat.

  5. Pertama kali kesini sepulang kondangan iseng nyari tempat wisata, dan ketemulah Pantai Cirewang ini, kemudian saya dan suami langsung gass ke pantai ini,,
    awalnya masih biasa aja jalan masuk ke pantainya lUmayan jauhhhh sekali melewati jalan warga yang lumayan kecil, agak ragu untuk lanjut tapi setiap sudut ada plang petunjuknya akhirnya kami lanjutkan perjalanan,, daaaaaan tibalah di jalan menuju pantainyaa yang sangat membagongkan, jalannya belum di aspal becek, karena abis ujan, untung motornya engga mogok, udah hampir putus asa tapi mau balik terlanjur udah jauh, akhirnya kami tetap melanjutkan perjalanan,
    dan tibalah di pantainyaaa,, eeeeeitss tapi kami kaget karena bukan pantai yang kami temui melainkan sebuah sungai yang besar, kemudian kami nanya ke orang sekitar ternyata harus naik perahu dulu untuk menuju ke pantainya,,
    dan akhirnyaa karena udah terlanjur basah yaudah kami putuskan untuk menaiki perahu, daaaan finally kami sampai di dermaga karena harus melewati hutan bakau dulu untuk nyampai ke pantainyaaa,,
    daaan ternyata ada surga yang tersembunyi di sana,,
    indaaaah bangetttttttt gak nyesel sumpahh,,
    tapiii yang bikin males tuh perjalanan menuju kesananya,, 🤣🤣
    tolong dong di aspal jalannya, di perbaiki supaya wisatawan makin banyak yang ingin berkunjung.

  6. Pas banget buat yang mau menyendiri dari keramaian mah

  7. caru tau di google. pantai terdekat selain patimban. dapat pantai ciherang. kalau jalur darat akan di manjakan dengan jalan cor. stelah 7menit mau sampai. jalan ofroad akan di lalui. harus pakai mobil yg tinggi. setelah sampai. bayar parkir 15k. dan untuk sampai ke pantai. harus dilalui menggunakan perahu. 23k sudah include PP dan tiket masuk. pantainya secuil. taapi enakeun. karena blm banyak yg tau.sewa tiker dan penjual bakso dan pop mie juga ada

  8. Gak bakal nyesel ke pantai cirewang dan ke batu malulu ge, masuknya murah air mineral, harga perahu jaman dulu murah 15K di warung 2tak, tektok lagi.
    Nb: Keinginan pribadi saya adalah pengunjung dan pengelola wisata harus sadar lingkungan dan tidak membuang sampah di tempat yang mereka inginkan, sediakan tempat sampah yang luas.
    Terima kasih 🙏

Berikan ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here