Pantai Muara Gembong

Pantai Bahagia, Kec. Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17730

(2.7/5 dari 7 Pengunjung) Baca ulasan

Untuk yang sedang berada di Bekasi-Jawa Barat dan ingin mengunjungi pantai untuk sekedar melepas penat atau membebaskan diri dari keramaian kota maka bisa coba berkunjung ke Pantai Muara Gembong memiliki bibir pantai berpasir dengan warna kecokelatan karena bercampur dengan lumpur.

Meski kondisi pantai tidak kelola, air yang keruh, dan sampah bertebaran di mana-mana, namun pantai ini memiliki pemandangan yang lumayan bagus, pengunjung bisa berenang, menyusuri hutan bakau, hingga memancing ikan.

Lokasinya yang terpencil, jarak yang jauh, dan akses jalan yang belum memadai cocok untuk pengunjung yang ingin penglaman baru dan suka dengan tantangan.

Untuk sampai ke lokasi, pengunjung perlu menaiki perahu nelayan untuk menyeberang ke pantai melewati sungai muara dan akan menjumpai barisan pepohonan hutan bakau yang memanjakan mata. Jika tertarik akan berkunjung ke Pantai Muara Gembong silahkan simak ulasannya di bawah ini ya!

Deskripsi Pantai Muara Gembong

Pantai Muara Gembong merupakan wisata pantai yang berada di wilayah bekasi, sesuai namanya pantai ini lokasinya dekat dengan Muara Gembong. Memiliki bibir pantai berpasir dengan warna kecokelatan karena bercampur, terlebih letaknya tidak jauh sungai muara.

Meski begitu, pantai ini memiliki pemandangan yang cukup mempesona dan bisa menghilangkan stres, terlebih saat melihat jajaran hutan bakau (mangrove) yang hijau. Tidak hanya itu, pemandangan sekitar pantai pun menenangkan dan bisa mengalihkan pikiran dari keraiamai kota.

Karena belum terkelola secara baik maka belum tersedia fasilitas pendukung seperti kamar ganti atau kamar ganti. Baru tersedia area parkir yang itupun hasil dari inisiatif masyarakat setempat.

Untuk sampai ke pantai ini pengunjung perlu naik perahu nelayan dari Kampung Beting, Muaragembong. Selain karena letaknya berada di ujung, juga jalan darat menuju lokasi cukup jauh dan sulit dilewati dengan jalan kaki. Saat naik perahu menuju lokasi akan melewati hutan bakau yang hijau di sisi sungai muara.

Sedangkan untuk kondisi air lautnya memang tidak sejernih pantai-pantai yang ada di Provinsi Banten. Keadaanya hampir serupa dengan pantai-pantai yang berada di Utara Pulau Jawa.

Namun yang jadi kelebihan dari Pantai Muara Gembong yaitu suasana pantai yang sepi dari pengunjung, jadi serasa pantai miliki sendiri, terlebih saat berlibur dengan beberap orang saja.

Meski begitu ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan atau dijumpai di pantai ini, salah satunya yaitu banyak spot macing ikan. Untuk jelasnya akan dibahas di bawah ini.

Rute Menuju Lokasi

Untuk alamat Pantai Muara Gembong berada di Pantai Bahagia, Kecamatan.Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jalan menuju lokasi bisa dilalui dengan berbagai jenis kendaraan seperti motor dan mobil, meski hanya sampai parkiran saja, tidak sampai tepi pantai.

Jarak Pantai Muara Gembong dari pusat Kota Bekasi sekitar 73 KM dan perlu waktu tempuh 2 jam 30 menitan jika dalam keadaan jalan lancar. Jika dari Jakarta waktu tempuhnya bisa hampir 3 jaman.

Jika menggunakan mobil pribadi dari Kota Bekasi bisa melalui Jl. Tol Cibitung – Cilincing. Ambil arah Jl. Duta 2, Jl. Duta 1, dan Jl. Kemang Pratama Raya lalu dilanjutkan menuju Jl. Narongong. Selanjutnya ambil Jl. Tol Jakarta – Cikampek, terus saja sampai melewati Jl. Raya Panombo hingga ke tujuan Pantai Bahagia.

Setelah sampai lokasi tinggal cari tempat parkir yang lokasinya dekat dengan rumah warga sekitar. Lalu perjalanan dilanjutkan dengan naik perahu sekitar 15 menitan mengarungi hilir sungai muara menuju lokasi pantai.

Untuk memudahkan menemukan rute yang tepat menuju lokasi maka bisa memanfaatkan aplikasi peta tau map seperti Google Map. Selain menggunakan kendaraan pribadi, bisa juga menggunakan akutan umum.

Jam Buka Pantai

Pantai Muara Gembong buka setiap hari dari hari Senin hingga hari Minggu. Jika tidak ada kebijakan penutupan karena Covid-19. Pantai ini buka selama 24 jam, sehingga wisatawan bisa berkunjung kapan saja.

Namun jika berencana akan bermalam di pantai ini sebaiknya berkunjung paling telat pada sore hari, pada malam hari kemungkinan akan kesulitan menemukan perahu yang akan mengantarkan menuju lokasi.

Harga Tiket Masuk

Infrastruktur jalan pelan-pelan mulai diperbaiki, khususnya jalan desa sudah menggunakan konblok, namun akses jalan ke lokasi masih tidak bisa diakses langsung dengan kendaran. Untuk sampai ke pantai harus menggunkan perahu nelayan, biayanya sekitar Rp150 sampai Rp200 ribu, agar lebih terjangkau maka bisa patungan.

Karena pantainya belum ada yang mengelola maka wisatawan yang berkunjung tidak perlu mambayar tidak masuk. Jadi tidak ada informasi terkait harga tiket masuk Pantai Muara Gembong sejauh ini. Wisatawan yang perlu biaya parkir dan perahu nelayan nelayan.

Hal Menarik

Meski kondisi alam Pantai Muara Gembong tidak sebagus pantai lainnya, namun wisatawan bisa menemukan atau melakukan hal menarik berikut.

Bermain Air atau Berenang

Karena posisi pantai ini berada di sebelah Utara Pulau Jawa, maka ukuran ombaknya cukup kecil, mirip dengan kebanyakan pantai yang ada di Lampung.

Jadi tidak perlu khawatir saat bermain air atau berenang di pantai ini, dengan ombak yang terbilang kecil kita tidak perlu taku terseret ombak ke tengah bahkan aman untuk anak-anak, meski tetap harus dalam pantauan orang tua.

Bermasin Pasir

Bermain Pasir di Muara Gembong Bekasi
Bermain pasir di pinggir pantai / Robi Darwis

Bibir Pantai Muara Gembong memang tidak terlalu luas dan memiliki warna kecoketalan, bahkan tidak jarang bercampur dengan lumpur. Meski begitu bibir pantai yang berpasir masih bisa digunakan untuk bermain pasir, bisa untuk membaut benteng, lobang, atau bahkan berbagai bentuk dari pasir.

Untuk itu, jika berencana pergi berkunjung ke pantai ini ber sama anak-anak, maka tidak ada salahnya membawa perlengkapan untuk bermain pasir.

Camping Pinggir Pantai

camping di pinggir Pantai Muara Gembong Bekasi
Camping di pinggir pantai / Celoteh Senja

Wisatawan yang berkunjung juga bisa mendirikan tenda di sekitaran bibir pantai untuk sekedar tempat beristirahat atau tempat bermalam.

Sebelum mendirikan tenda untuk camping, pastikan memilih tempat yang aman dan tidak terlalu dekat dengan bibir pantai untuk menghindari air laut pasang.

Jika berencana akan membuat api unggun maka sebaiknya memilih tempat yang jauh dari hutan mangrove untuk menghindari kebakaran.

Ekowisata Hutan Mangrove

hutan mangrove muara gembong
Hutan Mangrove Muara Gembong / Haris AM

Sedah sejak lama, tepatnya pada tahun 2018 kawasan Muara Gembong dijadikan Ekowisat Hutan Mangrove. Ketika akan memasuki area Hutan Mangrove pengunjung akan menjumpai gapura selamat datang setinggi 3.5 meter.

Dengan cukup membayar tiket masuk Rp5.000 per orang, pengujung juga bisa menyusuri hutan mangrove dengan berjalan kaki di jembatan yang dibuat khusus dari bambu, sebagian ada yang sudah ditembok. Lebar jembatannya sekitar 1.5 meter dan panjangnya sekitar 200 meteran.

Ketika melewati jembatan tersebut pengunjung akan menjumpai pemandangan indah, latar belakangnya cocok untuk menghasilkan foto estetik. Tentu ini juga jadi daya tarik tersendiri, terlebih untuk warga kota yang jangan melihat area hijau hutan mangrove. Selain itu, hutan mangrove juga memiliki fungsi sebagai penahan abrasi pantai dan sebagai tempat habitat biota laut.

Perlu diketahui juga, bahwa Hutan Mangrove yang berada di kawasan Muara Gembong masuk ke dalam area Hutan Lindung Ujung Krawang. Ada sekitar 23 jenis tanaman mangrove sejati yang tumbuh, namun yang paling banyak ada jenis api-api (avicenna) dan bakau (Rhizopora).

Selain hanya berkunjung dan menikmati pemandangan hijau, pengujung juga bisa belajar bagaimana cara penanaman pohon bakau. Kegiatan praktik penanaman pohon bakau biasanya dilakukan oleh kelompok masyarak, murid siswa sekolah, ataupun dari pecinta tanaman.

Melihat Lutung Jawa

wisata muara gembong Lutung Jawa
Lutung Jawa / Futuh Sabili / Ahmad Qurtubi

Hutan Mangrove di Muara Gembong bukan hanya jadi habitat bagi tumbuhan dan burung saja, hewan lainnya juga bisa kita jumpai, salah satunya yaitu Lutung Jawa yang termasuk hewan liar yang dilindungi. Kelompok primata ini juga jadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.

Namun saat ini populasi kera lebih banyak, karena populasi Lutung Jawa mengalami penurunan drastis, hal ini terjadi karena banyak penebangan hutan dan pemburuan yang dilakukan secara terus menerus oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Suaka Burung Migran

Burung Kuntul Pantai Muara Gembong
Kuntul adalah sebutan untuk burung dari keluarga Ardeidae. Burung ini berkaki panjang, berleher panjang, dan tersebar di seluruh dunia / Dheny.s DS

Selain itu, area hutan mangrove juga jadi tempat singgah bagi berbagai jenis burung. Setidaknya ada sekitar 158 jenis burung yang bisa dijumpai di hutan mangrove Muara Gembong. Jika pengunjung menjelajahi lebih jauh hutan mangrove maka bisa menemukan beberapa jenis burung langka yang dilindungi.

Hutan Mangrove Muara Gembong jadi tempat persinggahan bagi berbagai jenis burung laut. Itu sebabnya daerahnya jadi salah satu hutan lindung yang dirawat dan dilindungi pemerintah.

Jika ingin melihat pemandangan gerombolan burung yang singgah di area hutan mangrove maka bisa berkunjung di bulan November – Februari, karena di waktu tersebut kawanan burung laut sedang melakukan migrasi.

Menikmati Pemandangan Sunset

Sunset Pantai Muara Gembong Bekasi
Pemandangan Sunset Pantai Muara Gembong / Zico “ZicoGladHero” Rahaditya

Pemandangan saat matahari tenggelam di pantai selalu jadi daya tarik tersendiri, terlebih untuk yang menyukai sunset di pantai, warna langit jingga dan matahari yang perlahan tenggelam memberi kesan bagi yang menyaksikannya.

Pemandangan sunset di pantai ini juga tidak kalah indah dengan pantai lainnya. Jika ingin berkunjung di sore hari atau jika berkunjung di siang hari maka bisa minta pemilik perahu menjemput selah magrib.

Mancing Ikan Kakap Putih

Mancing ikan kakap di muara gembong mangrove
Mancing ikan kakap di Muara Gembong / Muhammad Syauqi Labib

Untuk yang punya hobi macing, maka tidak ada salahnya mencoba peruntungan melempar kail di tempat ini, terlebih sungai Muara Gembong masih banyak ikannya, salah satu ikan yang jadi incaran yaitu ikan kakap putih. Itu sebabnya banyak pemancing lokal dan luar daerah yang sengaja datang ke sini untuk mancing.

Mancing ikan di muara atau laut bisa dilakukan pada pagi, sore, dan malam hari asalkan cuacanya mendukung. Jika mancing di malam hari hindari saat terang bulan atau purnama karena cahaya bulan akan membuat senar pancing menyala.

Untuk umpan mancingnya bisa menggunakan cumi, udang, ataupun ikan kecil. Selanjutnya pilih lokasi yang strategis untuk melempar kail. Jika di sungai muara maka bisa di bagan-bagan yang berada di pinggir sungai. Muara Jeruju dan Muara Beting jadi tempat favorit bagi para pemancing.

Tips Berkunjung ke Pantai Muara Gembong

Agar kunjungan ke Pantai Muara Gembong bisa berjalan dengan lancar dan memberikan kesan yang menyenangkan maka bisa simak beberapa tips berikut:

  • Jangan lupa untuk melihat prediksi cuaca, karena pemandangan Pantai Muara Gembong akan maksimal dinikmati saat cuaca cerah.
  • Hindari berkunjung di musim hujan, selain area pantai banyak yang terendam air, juga pemandangannya jadi cukup buruk, terlebih akan lebih banyak sampah yang terapung.
  • Jangan lupa membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup, lokasi ATM cukup jauh dari lokasi pantai.
  • Membawa makanan dan minuman dari luar lebih disarankan, di hari biasa jangan ada warung yang buka di sekitar pantai.
  • Meski banyak sampah berserakan di pantai ini, namun alangkah baiknya untuk tidak membuang sampah sembarangan, membawa sampah pulang lebih direkomendasikan.
  • Jangan lupa mengisi bahan bakar kendaran, lokasi pengisian bahan bakar atau POM cukup jauh.
  • Lebih disarakan melakukan perjalan pada siang hari.

Kekurangan Pantai Muara Gembong

Sama seperti wisata panta yang tidak terkola pada umumnya, Pantai Muara Gembong juga memiliki kekurangan. Berikut di antaranya:

  • Akses jalan menuju lokasi masih kurang baik pada beberapa lokasi
  • Tidak ada rambu petunjuk jalan menuju lokasi
  • Area bibir pantai banyak di penuhi oleh sampah yang berserakan
  • Terkesan kotor, kumuh tidak terawat dan belum ada yang mengelolanya baik Pemda ataupun pihak swasta

Demikian ulasan mengenai Pantai Muara Gembong, jika terdapat informasi yang keliru dan punya pengalaman yang berbeda pada saat mengunjungi pantai ini maka bisa kirimkan ulasannya di bawah ini ya!

7 Ulasan dari pengunjung

  1. Warganya ramah-ramah. Sayang sekali akses ke lokasi belum bagus. Dari Jembatan Muaragembong sampai pantai jalannya masih jelek.

    Mei 2022 Kendaraan roda dua belum bisa sampai bibir pantai. Jadi harus diparkir dan naik perahu.

    Ini harus jadi perhatian untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi. Petunjuk jalan masih minim. Justru lebih banyak petunjuk menuju Pantai Pakisjaya Karawang.

    Kawasan Muaragembong belum ditata dengan baik, padahal bisa jadi potensi wisata alam.

  2. Akses jalan menuju kesana sangat mengecewakan susah dilalui kendaraan roda 2. Tidak menemukan pantai berpasir hny ketemu rawa bakau. Mungkin harus nyebrang pakai kapal atau bagaimana ..koordinasi dr penyedia wisata daerah setempat kurang bagus menurut sya .coba digarap lebih serius dan tertata..pasti byk mndtangkan keuntungan bagi warga sekitar

  3. Aksesnya terbatas. Motor dan Mobil tidak bisa parkir di kawasan pantai. Masyarakat setempat mengarahkan wisatawan untuk naik perahu ke kawasan pantai (jaraknya 500 meter) . Biayanya Rp. 20rb (PP).
    Terdapat view Hutan Mangrovenya juga di sekitar Pantai Muara Gembong

  4. Jarak menujuh pantai sangat jauh dan melelahkan apabila ditempuh perjalanan darat dari Jakarta, baik mobil maupun motor tidak bisa sampai ke lokasi, hanya dititipkan di rumah penduduk sekitar yg juga menyediakan persewaan perahu karena lokasi hanya dapat diakses dengan perahu. perjalanan dgn perahu sekitar 15 menit mengarungi hilir dari sungai utama, lumayan untuk istirahat melepas penat perjalanan yg ditempuh hampir 3 jam dari Jakarta.

    sampai di lokasi karena bukan pada musim liburan, hanya kami saja yg berada di lokasi. tidak ada fasilitas seperti MCK, dan lain-lain. warung pun tutup, jadi serasa pantai privat milik sendiri.

    untuk view jujur lumayan bagus, kita bisa berenang dan menyusuri hutan bakau, bahkan memancing ikan, namun airnya kotor dan pasirnya gelap (krn pantai di area muara sungai/estuari)

  5. pantai muara gembong sangat cocok untuk kalian yang menginginkan sesuatu yang baru, akses jalan yang tidak terlalu bagus dapat memacu adrenalin kalian para petualang,selain itu kita juga perlu menaiki perahu nelayan untuk menyebrang ke pantai nya, pemandangan yang bagus sangat memanjakan mata.

    Semoga kedepannya bisa dikelola dengan baik

  6. Kesini sekali waktu abis lebaran 2021, dari VGH, Babelan, Bekasi Utara, naik motor 2 jam. Jalanan ada yg ancur parah, sampe penumpang harus turun. Untuk sampe ke pantai harus naik perahu getek, Rp 25.000 per orang PP, motor di parkirin di rumah warga.

    Pantainya super duper kotor, toilet jauh banget itupun super kotor, ada bbrp penjual makanan ringan dan minuman.

    Mengingat perjalanan yg melelahkan dan medan yg sulit pantai ini nggak worth it sama sekali.

    Mudah2an kedepannya di kelola dg baik oleh pemerintah ataupun warga setempat sehingga bisa jadi tempat wisata yg bagus dan ramai pengunjung.

  7. Dulu gw pernah sekali pake motor dan jalanannya ampun rusak parah. Andai kata Pemda Bekasi mau memberikan akses jalan yg mudah dan merawat lokasi pantai. Gw yakin akan bnyk warga yg dtg berkunjung biar masyarakat lokal pun punya penghasilan yg bisa di andalkan.
    Aamiin

Berikan ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here