Taman Mangrove Ketapang

Kp. Pelelangan, Des, Ketapang, Kec. Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten 15330

taman mangrove ketapang
Wisata Taman Mangrove Ketapang memiliki trek yang tertata rapi / Roy Mz

(4.4/5 dari 18 Pengunjung) Baca ulasan

Taman Mangrove Ketapang yang berada di Mauk, Tangerang, Banten ini viral di media sosial sehingga pengunjungnya cukup ramai khususnya pada akhir pekan, bahkan pengunjungnya juga ada yang dari luar daerah.

Ecowisata yang biasa disebut juga Ketapang Urban Aquaculture ini jadi rekomendasi untuk yang ingin menikmati suasana hutan mangrove. Tempat konservasi hutan mangrove yang menyatu dengan kampung nelayan, cocok jadi tempat wisata keluarga, lengkap ada wisata kulinernya juga.

Meski berada di kawasanan industri dan padat penduduk, Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil mengubah wilayah pesisir Ketapang jadi pemukiman yang tertata rapi dan kawasan konservasi mangrove, bahkan jadi wisata berwawasan lingkungan.

Bisa menambah wawasan pengunjung tentang tanaman mangrove, juga bisa membuat masyarakat jadi lebih peduli terdahap bahaya abrasi pantai. Dengan taman mangrove ekosistem pantai jadi terjaga.

Meski tanaman mangrovenya belum terlalu besar, namun Taman Mangrove Ketapang layak untuk dikunjungi. Jika tertarik akan berkunjung maka bisa simak ulasannya di bawah ini!

Deskripsi Taman Mangrove Ketapang

wisata taman mangrove ketapang
Pemandangan wisata taman mangrove yang sekelilingnya terdapat vegetasi mangrove(bakau) / MAMANG DRONE

Wisata Taman Mangrove Ketapang (Ketapang Urban Aquaculture / KUA) merupakan wisata edukasi untuk pengenalan berbagai jenis tanaman mangrove dan biota laut air payau lainnya. Taman mangrove ini jadi tuan rumah Partnership In Enviromental Management For Seas OF East Asia (PEMSEA) 2022.

Daya tariknya tidak hanya pada penataan kawasan dan bangunananya saja, juga pada lingkungan dan dukungan ekonomi. Jadi selain kawasan desa nelayan, infrastruktur kawasan, menata rumah-rumah, pemerintah juga membangun pusat usaha, pujasera, tempat pelelangan ikan, pasar ikan, dan konservasi mangrove.

Berdasarkan informasi dari petugas, taman mangrove ini secara resmi dibuka untuk umum sejak Januari 2023, pengunjung yang datang harus membayar tiket masuk. Fasilitas yang tersedia meliputi Gedung Serbaguna, Taman I ❀ Mangrove, Jembatan Cinta, Plaza Mangrove(Resto & Cafe), Homestay, dan MCK.

Di sana juga terdapat jalan menuju kawasan wisata Urban Aquaculture Ketapang, jogging track, hutan mangrove, pos tambat labuh, koperasi nelayan, penataan jembatan, pembuatan plaza hutan mangrove, dan masih banyak lagi.

Untuk pintu masuknya ada dua, yaitu pintu gerbang utama dan pintu masuk belakang. Pengunjung tinggal pilih mau masuk lewat pintu masuk mana. Jika parkiran di depan gerbang penuh, maka bisa ke pintu belakang.

Di tempat ini juga terdapat area jualan(pusat usaha), harga makanan dan minumannya termasuk standar, harga merakyat. Sudah tersedia kamar mandi untuk pengunjung dan juga mushola untuk yang ingin melakukan ibadah sholat.

Hutan Mangrove selain memiliki fungsi ekologis menaga garis pantai dan tempat hidup biota laut, juga memiliki fungsi ekonomi seperti memanfaatkannya jadi kayu bakar, juga pesona hutan bakau bisa jadi daya tarik wisatawan. Taman mangrove ini memiliki banyak saranan dan area untuk swafoto.

Jam Buka

Taman Mangrove Ketapang buka setiap hari dari Senin sampai Minggu. Mulai pukul 08.00 s/d 18.00 WIB. Namun khusus untuk hari Jumat, Taman Mangrove ini tutup lebih awal, yaitu pada pukul 17.30 WIB.

Namun waktu terbaik untuk berkunjung ke Taman Mangrove ini yaitu pada pagi hari di bawah pukul 9.00 WIB atau pada sore hari di atas pukul 15.00 WIB. Siang hari biasanya terik matahari cukup panas.

Rute Menuju Lokasi

hutan mangrove mauk - Ketapang Urban Aquaculture
Ketapang Urban Aquaculture / Asep Gunawan

Lokasi Wisata Mangrove (Ketapang Urban Aquaculture / KUA) alamatnya di Desa Ketapang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Untuk sampai ke lokasi bisa menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat.

Untuk menuju ke Taman Mangrove Ketapang maka dapat mengikuti rute tercepat melalui Jalan Raya Mauk dengan jarak tempuh sekitar 25,1 kilometer dan waktu tempuh sekitar 1 jam 18 menit.

Dari Tangerang, perlu melanjutkan perjalanan ke arah barat di Jalan Satria – Sudirman sejauh 350 meter. Setelah itu, belok kanan dan lanjutkan perjalanan sejauh 81 meter, kemudian belok kiri dan teruskan perjalanan sejauh 250 meter.

Selanjutnya lanjutkan perjalanan dari Jalan Iskandar Muda, Jalan Raya Gatot Soebroto, dan Jalan Raya Mauk menuju destinasi Ketapang. Waktu tempuh perjalanan ini sekitar 57 menit dengan jarak sekitar 24,1 kilometer.

Setelah tiba di Ketapang, hanya perlu mengemudi selama 3 menit lagi atau sejauh 600 meter untuk mencapai Taman Mangrove Ketapang.

Taman Mangrove yang satu ini mudah untuk dijangkau karena lokasinya yang dekat dengan kawasan pemukiman pesisir penduduk desa Ketapang. Dari Pantai Tanjung Kait hanya sekitar 6 kilometer atau sektiar 16 menit perjalanan.

Harga Tiket Masuk

wisata mangrove ketapang mauk
Informasi harga tiket masuk dan parkir tertera pada pos masuk / M Andri Saputra

Setelah resmi dibuka untuk umum, pengunjung yang masuk perlu membayar tiket masuk saat memasuki area Taman Mangrove Ketapang dengan tarif yang sudah pengelola tentukan.

Harga Tiket Masuk Taman Mangrove Ketapang

Tiket MasukHarga
DewasaRp15.000
Anak-anak (maksimal 12 tahun)Rp10.000
Tarif Parkir Kendaraan
Parkir MotorRp8.000
Parkir MobilRp15.000
BusRp50.000
*HTM wisata mangrove Ketapang di atas bisa berubah di kemudian hari. *Khusus untuk anak-anak usia di bawah 5 tahun tidak kena biaya tiket masuk alias gratis.

Dengan membayar tiket masuk tersebut pengunjung bisa menikmati fasilitas seperti kursi-kursi, bangunan-bangunan kayu, mengelilingi hutan mangrove dan lain-lain yang bisa jad tempat untuk berswafoto.

Beberapa pengunjung ada yang kembali diminta membayar Rp5.000 oleh petugas parkir ketika akan pulang. Tentu saja pengelola harus menertibkannya untuk kenyamanan pengunjung.

Jika ingin berkeliling mengitari desa nelayan dan pantai sekitar bisa coba naik perahu nelayan dengan membayar Rp5.000 per orang.

Hal Menarik dari Taman Mangrove Ketapang

Sebagai tempat wisata taman mangrove, tentu saja ada banyak hal menarik yang pengunjung bisa temukan di sini. Berikut beberapa di antaranya:

Sarana Edukasi Tanaman Mangrove

taman mangrove tangerang
Ada papan nama pada setiap jenis tanaman mangrove. Bibit mangrovenya juga ada / Herman Syah / CANDRA GUNAWAN

Sesuai dengan namanya, di tempat ini terdapat vegetasi mangrove di sekelilingnya. Selain itu jadi wisata edukasi untuk pengenalan jenis tanaman yang mangrove dan biota air payau lainnya.

Di Tempat Wisata Taman Mangrove Ketapang ini pengunjung bisa melihat setidaknya 16 jenis tanaman mangrove yang telah berhasil dikembangkan di Ketapang Aquaculture.

Jenis-jenis mangrove tersebut yaitu Xylocarpus granatum, Rhizophora mucronata, Rhizopora apiculata, Rhizophora stylosa, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Ceriop tagal, Sonneratia alba, dan lainnya.

Hutan mangrove selain memiliki fungsi ekologis untuk menjaga garis pantai dan tempat hidup biota laut, juga bisa memiliki fungsi ekonomis untuk masyarakat sekitar seperti jadi tempat wisata yang menarik para pengunjung.

Dengan adanya Urban Aqua Culture semoga masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan, khususnya terhadap tanaman mangrove.

Banyak Spot Foto Instagramable

wisata hutan mangrove tangerang
Banyak spot foto di wisata taman mangrove ini / vina krisna lestari

Wisata Taman Mangrove Ketapang memiliki banyak spot foto Instagramable kekinian. Dari Jembatan Cinta hingga Plaza Mangrove, setiap sudut Taman Mangrove ini menawarkan pemandangan yang indah dan menarik.

Ada banyak spot foto menarik di sepanjang jalan menuju kawasan wisata Urban Aquaculture Ketapang, jogging track, hutan mangrove, pos tambat labuh, koperasi nelayan, penataan jembatan, pembuatan plaza hutan mangrove, dan masih banyak lagi.

Taman I ❀ Mangrove, Jembatan Cinta, dan Plaza Mangrove(Resto & Cafe) adalah beberapa spot foto yang paling populer di tempat ini. Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan banyak spot foto menarik di sepanjang jalur hutan mangrove.

Banyak sudut di taman mangrove ini yang sudah tertata rapi dan bagus untuk foto, sehingga pengunjung dapat menambah koleksi foto Instagram mereka dan berbagi pengalaman unik dengan orang lain.

Jajanan Seafood Harga Terjangkau

Selain barisan tanaman mangrove, di wisata mangrove Ketapang ini juga terdapat area stand jualan yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Harganya juga tidak akan membuat kantong pengunjung bolong, namun untuk rasanya cukup enak.

Ada juga yang menyediakan aneka seafood ala rumah makan Sunda. Cocok untuk yang ingin menikmati seafood segar. Ada kepiting dengan daging yang tebal dan juicy. Udang dengan ukuran besar dan masih segar yang baru di tangkap. Juga ikan laut bakar yang masih segar.

Pemandangan Sunset yang Indah

sunset taman mangrove ketapang
Pemandangan taman mangrove saat sunset / Nur widiyono

Dikelilingi oleh pepohonan bakau yang lebat, pengunjung akan merasakan kedamaian dan ketenangan saat sinar matahari memancarkan cahaya oranye yang hangat melintasi langit dan memantulkan warna-warna yang memesona di permukaan air.

Untuk itu pastikan memilih lokasi yang memberikan pandangan yang luas, seperti jembatan atau gardu pandang agar bisa melihat langit terbuka. Jangan lupa untuk membawa kamera atau ponsel cerdas Anda untuk menangkap gambar yang menakjubkan!

Explore Kampung Nelayan Naik Perahu

Kampung Nelayan jadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan pantai dan berlayar dengan perahu nelayan. Pengunjung dapat menikmati pengalaman unik dengan naik perahu nelayan hanya dengan membaya 5.000 per orang.

Selain itu, pengunjung juga dapat menjelajahi jembatan dermaga desa nelayan yang menawarkan pemandangan yang menakjubkan.

Dalam perjalanan ke Kampung Nelayan, pengunjung akan disambut dengan pemandangan perahu-perahu nelayan yang parkir di tepi pantai. Pengunjung dapat naik perahu untuk menikmati keindahan laut yang tenang. Dengan biaya yang terjangkau, pengunjung dapat menikmati pengalaman yang unik.

Tips Berkunjung ke Taman Mangrove Ketapang

Agar kunjungan ke Taman Mangrove Ketapang berjalan lancar dan bisa memberi kesan menyenangkan, maka tidak ada salahnya untuk menyimak beberapa tips berikut.

  • Jika ingin mendapatkan suasana Taman Mangrove Ketapang yang lebih tenang maka bisa berkunjung di hari biasa. Pada akhir pekan jumlah pengunjungnya cukup banyak.
  • Untuk yang mau mengajak anak-anak sebaiknya berkunjung pada pagi atau sore hari, karena cuaca siang hari agak terik (panas).
  • Untuk yang membawa anak kecil harus dalam pengawasan penuh, karena pagar pembatasnya kurang aman untuk anak.
  • Tidak cocok datang selain waktu pagi (di bawah jam 9.00) dan sore (di atas jam 16.00). Wajib membawa payung jika datang pada siang hari.
  • Jika berkunjung ke wisata mangrove ini sebaiknya jangan menggunakan baju tebal, karena panas khususnya pada siang hari. Sebaiknya membawa topi dan kacamata.
  • Jangan buang sampah sembarangan untuk membantu merawat dan menjaga semua fasilitas taman mangrove.

Kekurangan Taman Mangrove Ketapang

Meski penataannya sudah cukup bagus dan memiliki fasilitas pendukung, namun Taman Mengrove Ketapang tentu saja memiliki beberapa kekurangan yang sering pengunjung keluhkan. Berikut beberapa kekurangan dari Ketapang Urban Aquaculture / KUA:

  • Jumlah tempat sampah masih kurang untuk area seluas taman mangrove.
  • Pada akhir pekan biasanya pengunjung membludak dan tidak teratur, pengelola harus mengatur jumlah pengunjung yang masuk agar tidak menimbulkan kerumunan.
  • Sudah ada fasilitas toilet, namun sering tidak ada air dan kurang terawat.
  • Pengunjung sering kena pungli, khususunya pengunjung yang melewati jalan TPU, banyak yang minta uaang retribusi.
  • Beberapa pengunjung mengeluhkan tarif tiket masuk yang terlalu mahal untuk wisata alam.

Demikian ulasan mengenai Taman Mangrove Ketapang, Ketapang, Mauk, Tangerang, Banten. Jika terdapat informasi yang keliru dan memiliki pengalaman yang berbeda saat berkunjung ke tempat ini maka bisa kirim ulasannya di bawah ini!

BAGIKAN

18 Ulasan dari pengunjung

  1. Survey burung dan tanaman lokal bareng UNAND, PT.IKPP Tangerang dan Dinas Perikanan. Ada parkiran, tidak ada biaya tiket masuk, tinggal kasih ongkoa parkir biar dijagain kendaraannya sembari bantu masyarakat setempat, bagus juga jika menambahkan sarana edukasi yang selaras dengan konsep Instagramable-nya. Tambahkan juga bagian keamanan resmi nya/security serta pengaturan pelapak 🀩πŸ₯°
    Area piknik
    Bagus ditambahkan sarana edukasi nya yang selaras dengan konsep Instagramable nya dan ada bagian pengamanan area/security

  2. Biaya masuk mobil 10K.wisata perahu 5K. Harga kerang 5K permangkok gede2 lg kerang nya. Jajanan jga murah2. yaah cukup recomended sih buat wisata keluarga. Klw hutan mangrove nya masih terbilang hutannya blm tumbuh lebat ya. Jdi masih kecil2 pohonnya. Btw, saran sih jgn ke sini waktu siang bolong soalnya panas bgt euyy.

  3. Bagus sekali,, kali ini ada kemajuan dari pinggiran laut di Tangerang,, sangat sangat perlu di dukung untuk semua kegiatan nya terutama untuk memajukan daerah termasuk mengangkat ekonomi nya..
    Pasti akan datang kesini lagi untuk joging di pagi atau sore hari..
    Sarana rekreasi dan edukasi yg lain juga sedang di kembangkan,, berharap cepat selesai
    Kabaikan ini bukan hanya untuk kita tapi untuk semua.. Tangerang Bisa!

  4. Keren sih ada tempat yg bisa mengembangkan budidaya mangrove,tambak udang & kepiting, meningkatkan ekonomi daerah sekitar juga. Tamannya dipercantik bisa utk foto instagramable, uda oke kok ini tempatnya πŸ‘. Cuma harus dipertahankan utk ga buang sampah sembarangan biar budidaya mangrovenya bisa tumbuh πŸ‘πŸ‘ …

  5. Alternatif tempat bersantai di seputaran kab.tangerang kalau kesini baiknya pagi atau menjelang sore karena kalau siang panas banget. Tempatnya keren tapi ada beberapa bagian yang sdh mulai kelihatan kurang terurus mgkn perawatannya mesti diperhatikan.

  6. Dear management,
    Selamat buat team dan sponsor, ini salah satu tips pendidikan masyarakat setempat dengan adanya URBAN AQUA CULTURE supaya bisa dipertahankan kelestariannya.
    Karena Tangerang kabupaten rata rata ber-lingkungan jorok.(silahkan bandingkan kabupaten di Jateng yg rata rata-rata lingkungan terjaga dengan baik)
    Untuk mencegah pungli dan gangster, serta penyakit hukum rimba sebaiknya pembayaran dengan non tunai.
    Pengawas lapangan / security , toilet , area parkir dan anjuran peduli sampah perlu di tambahkan.
    Area piknik

  7. Di lihat dari sudut pandang manapun tempat ini sukses jadi wisata yg kekinian, tapi dari sudut pemilihan bahan jembatan kurang deh udah banyak yg bolong soalnya and klo boleh saran sediakan jaring panjang yg di jaga staf buatan pengunjung yg ga sengaja ngejatuhin sampahnya ke air karena angin laut yg lumayan kenceng, kan sayang kalau kotor karena sampah yg ketiup angin makin menumpuk πŸ™ƒ

  8. Tempat Ecowisata yang bisa jadi rekomendasi khususnya warga tangerang yang ingin menikmati suasana hutan mangroove. Fasilitas seperti Toilet, Parkir sudah lebih baik. Tiket masuk Rp 15.000 per orang, parkir motor Rp 10.000, parkir mobil Rp. 15.000. Datang kesini saat sore menikmati sunset lebih asik.
    Area piknik
    Cocok buat piknik keluarga dan semua usia

  9. Tiket masuk :
    Dewasa 15,000
    Anak-anak 10,000
    Parkir motor 5,000 (diluar area Taman Mangrove, menurut saya pribadi cukup mahal untuk wisata alam)

    Berhati-hati buat yg bawa anak kecil, harus full pengawasan. Karena pager pembatasnya kurang aman klo buat anak kecil.

    Banyak spot foto kekinian, toilet umum masih tahap pembangunan. Jajanan harga merakyat ada dikawasan penduduk, cuma sayang terkesan kurang tertata saja.

    Ada juga yang nawarin keliling naik perahu nelayan cuma 5,000/orang

  10. Tempatnya adem banget, indah buat foto-foto, banyak ikan-ikannya, saran kalo mau datang ke sini jangan siang-siang karena panas, alangkah lebih indahnya sore hari. Selalu ingat untuk jaga kebersihan tempat wisata ini.

  11. Taman Mangrove Ketapang, Mauk, Tangerang

    Menurut info dari petugas, taman ini baru dibuka untuk umum sejak Januari 2023, dipungut bayaran sebesar Rp. 15,000.- per pengunjung.
    Hutan mangrove selain berfungsi secara ekologis menjaga garis pantai dan tempat hidup biota laut, juga mempunyai fungsi ekonomis diantaranya memanfaatkan kayunya yang sudah tuakering sebagai kayu bakar, juga pesona hutan bakau ini bisa menarik wisatawan. Hutan bakau yang tak seberapa luas ini, belum memiliki banyak sarana, namun cukup baik untuk berswafoto..

  12. Dapat info dari istri katanya viral, penasaran dadakan cus jam 3 sore,saya pikir dekat ini, perjalanan normal sekitar 30 menit dari rumah.
    Eh ternyata dan ternyata ….. Pertigaan tugu Mauk macet total di jalan sambil tanya sama yang ikutan bermacet ria .. hampir semua tujuannya sama taman mangrove
    Jadi malu hati saay yang notabene dekat lokasi baru tau kalau bener viral ….
    Alhasil perjalanan memakan waktu 2 setengah jam .. karena macet
    Masuk untuk mobil hanya bayar parkir 10rb. sampe parkiran ada info dari pengeras suara bahwa tutup jam 6 sore … wkwkwk
    Yaudah menikmati alam taman mangrove sedapatnya
    Bagus bangrt semoga dirawat dengan baik

  13. Taman Mangrove Ketapang berada di Ketapang, Mauk, Kab. Tangerang, Prov. Banten. Biasa disebut juga Ketapang Urban Aquaculture.

    Ramai sekali masyarakat yang berkunjung disini. Karena mengikuti google maps, masuknya dari jalan Kampung dan dipungut uang parkir 15rb untuk mobil dan bertiket resmi. Tetapi ketika pulang diminta lg 5rb rupiah oleh petugas parkir. Perlu ditertibkan untuk kenyamanan pengunjung

    Kebersihan taman mangrove juga perlu dijaga, masih terlihat ada sampah diantara mangrove2.

    Yang pasti dengan adanya tempat wisata ini berdampak positif bisa menambah perekonomiannya masyarakat sekitar.

  14. berhubung kesini nya hari biasa karna menghindari kepadatan tempat wisata 🀭 banyak tempat jajanan tp karna kesini bukan hari libur jadi tinggal gerobak nya aja πŸ€ͺ..

    Mungkin kalau ramai mereka semua pd buka .. Toilet ada.. Untuk musholah sy gak liat mungkin di atas ada sy liat tangga di atas pintu nya trkunci..

    Untuk spot foto oke bnget.. Buat yg mau ajak anak nya main kesini mending pagi atau sore karna cuaca siang agak terik (panas) hihi buat orng kaya sy yg anaknya suka gak bisa diem pengen jalan tempat ini cukup worth it sih..

    Selamat berlibur dan jalan jalan 🌼πŸ₯°

  15. Kasih bintang 5, emang bagus sih, saya menunggu hampir setahun, bolak balik kesini, masih tutup terus, sudah 5 kali kesini, tapi masih belum di buka untuk umum, tapi hari ini sudah di buka, langsung tancap gas menuju lokasi, dan waw benar benar kereeeen…dan yang lebih keren nya lagi, masih gratis…😁

    Walaupun sebenernya keliatannya masih belum rampung 100%, tapi udah bagus kok…

    Untuk pintu masuk ada 2, Pintu Gerbang Utama, dan pintu masuk belakang, tinggal pilih aja mau masuk yang mana, kalau parkiran di depan gerbang utama penuh, bisa ke pintu belakang ..untuk biaya parkirnya cukup 5rb aja buat motor…tiket masuknya pada saat postingan ini di buat masih gratis, kurang tau kedepannya akan di kenakan biaya berapa…

    Saran saya datang kesini nya agak sorean, jam 3an lah, soalnya kalau siang panas banget..

    Mudah2an bermanfaat, selamat jalan2…😁

  16. Karena viral di medsos, sehingga tempat ini jadi sangat ramai, padahal lokasinya cukup jauh, luar biasa emang orang indonesia..

    Mungkin karena masih baru, dan pembangunnya masih belum selesai, jd masih terlihat ditutup dan belum beres. Masih banyak pedagang berwarna wiri di dalam lokasinya. Dan yang bikin kurang nyaman, masih ada pungli, kalau bisa pengelola untuk menertibkannya…

  17. Perlu diperhatikan ada parkir liar
    Pengalaman parkir pertama bayar 5k dengan kupon, tapi ada biaya tambahan setelah mau pulang 2k alasannya adalah kemanan tambahan dll menurut saya itu masuk pungli. Jadi harus hati-hati Guys.

    Untuk minggu sore berkunjung tidak rekomendasi karena full pengunjung dan tidak teratur, penjualan banyak pilihan yang perlu dicatat tempat sampah sangat kurang di lokasi. Serta yang membuat tidak nyaman pengamen punk hitungan 1 menit bergiliran hati hati ya Guys.

    Overall good tingkatkan lagi πŸ™πŸΌπŸ˜‰

  18. Brgkt siang, nyampe jam 12 kurang. Biaya masuk 15k untuk org dewasa, parkir motor 8k. Dari palang pintu masuk ampe parkiran ga bgitu jauh, aga masuk ke dalem.

    Ada semacam bangunan besar di dekat parkiran, aula(?). Trs dibelakang bangunan ada benderaΒ² negara asing. Sebelah kiri banyak orang jualan tapi harus masuk ke pintu.

    Ke dalem ada jembatan gitu buat ngeliat pohon mangrove nya, lumayan luas. Cuma panas banget kalo siang, tapi ada semacam tempat duduk gitu buat ngadem. Disebelah kanan hutan ada semacam bangunan ntah kayanya penginapan atau apa ku tak tahu

    Kalo kesini jangan pake baju yang tebel, karena panas apalagi pas siang. Bawa kacamata, topi, payung jg ok. Gak kuat ngelilingin semuanya kalo siang gini.

    Untuk ke area jualan, harganya standar. Kirain bakal yang mahal banget ternyata ngga. Wc nya jg gak mahal, standar. Ada mushola jg untuk yang ingin solat. Btw mi ayam nya kurang suka, mi nya kurang

Berikan ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here