Pantai Marunda

Pantai Marunda
Pantai Marunda @mgiepewz

(4.2/5 dari 14 Pengunjung) Baca ulasan

Alamat: Gg. VII, RT.3/RW.7, Marunda, Kec. Cilincing, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14150

Ingin melepas penat dan berkunjung ke daerah wisata alam di Cilincing DKI Jakarta? Cobalah berkunjung ke Pantai Marunda yang ada Jembatan Cinta, di sini kamu akan dimanjakan dengan banyak hal menarik yang bisa dilakukan dan beragam fasilitas serta pemandangan yang indah. Pantai ini adalah salah satu pantai yang selalu saja ramai dikunjungi baik itu hari kerja maupun pada saat liburan.

Di Pantai Marunda juga banyak ditemui tanaman mangrove yang sengaja ditanam oleh pemerintah daerah, warga setempat maupun pihak swasta. Tujuannya untuk menghindari  laju abrasi dan memperindah pemandangan pinggiran pantai ini.

Ramainya wisatawan dikarenakan objek wisata yang memang menghibur, menyenangkan dan tenang. Pesona pantai ini sudah banyak dinikmati dan diakui oleh masyarakat sekitar maupun wisatawan. Jadi, jika kamu sedang berada di Clincing, maka jangan lupa untuk singgah dan mengunjungi pantai ini.

Rute Menuju Lokasi

Kali ini kita akan membahas lebih detail tentang rute dan informasi penting lainnya untuk menuju daerah Pantai Marunda. Jika hendak mengunjungi pantai ini maka secara otomatis wisawatan akan melewati rumah pitung, tau kan? Ini adalah tempat wisata bersejarah lho. Bahkan pantai ini juga berdekatan dan garis bibir pantainya menyatu dengan Pantai Ancol.

Masih pemula dan baru pertama kali ingin mengunjungi pantai ini? Jangan khawatir, kita sudah bisa mengaksesnya dengan mudah apalagi dengan adanya bantuan GPS sekarang ini. Wisatawan bisa menggunakan rute tol Purbaleunyi jika datang dari daerah Jabar. Sedangkan wisatawan dari Jatim bisa menggunakan rute tol Gipali. Sedangkan yang dari Jateng bisa menggunakan rute tol Cipali juga.

Harga Tiket Masuk

Tentunya akan ada sejumlah harga yang akan dibayarkan ketika hendak mengunjungi dan menikmati wisata pantai yang satu ini. Berikut rincian biaya tiket masuk Pantai Marunda yang akan dibayarkan ketika mengunjungi pantai tersebut :

  • Harga tiket masuk yang perlu dibayarkan adalah Rp. 10.000
  • Biaya parkir untuk sepeda motor Rp. 3.000 dan Mobil Rp. 5.000
  • Untuk Bus mini : Rp. 10.000 dan Bus besar Rp. 15.000

Halaman parkir yang disediakan cukup luas dan bisa menampung banyak kendaraan sekaligus. Bahkan jika ingin mengunjungi wisata sejarah rumah pitung bisa diakses selama 24 setiap harinya.

Obyek wisata Pantai Marunda

Pantai Marunda yang terletak di daerah Jakarta Utara ini sebenarnya merupakan tempat wisata yang memiliki daerah yang lumayan terik. Pada bagian bibir beton wisatawan bisa menikmati bangunan berupa tanggulan beton yang masih tidak terlalu lama dibuat. Tanggul beton ini sebenarnya berfungsi sebagai penahan untuk masalah abrasi dan juga sebagai tempat untuk bersantai bagi wisatawan.

Banyak wisatawan yang berlibur disini, menikmati air pantai, karena tidak ada pasir pantai yang bisa dimainkan.

Pemandangan Pantai

Walaupun bibir pantai langsung berbatasan dengan tanggul beton, namun masih banyak hal menarik yang bisa dinikmati di sini. Salah satunya adalah pantulan cahaya matahari yang dipantulkan oleh gelombang air. Ada beberapa spot menarik yang biasa dijadikan tempat bersantai, duduk-duduk bahkan berfoto.

Memancing

Di sini wisatawan bisa menikmati suasana dengan memancing ria. Beberapa bagian di bibir pantai yang menjorok keluar di bagian bangunan yang sedikit menyerupai dermaga. Nah, di sinilah banyak orang melakukan beragam aktifitas seperti memancing, mandi dan bahkan hanya sekedar untuk duduk bersantai.

Wisata Kuliner

Tidak hanya menikmati pemandangan di bibir pantai dan menikmati olah raga memancing. Wisatawan juga bisa melakukan wisata kuliner. Ada banyak pondokan bambu yang teduh untuk tempat menyantap beragam masakan dan menu spesial di sana. Ada beragam sajian berupa menu ikan laut dan masakan olahan kerang.

Rumah si Pitung dan Masjid Al Alam

Pastinya banyak yang tahu tentang si pitung. Nah, dengan mengunjungi kawasan pantai ini kamu bisa menyaksikan dan menikmati wisata bersejarah yang berupa masjid Al Alam dan Rumah Si Pitung. Masjid Al Alam sendiri merupakan salah satu masjid yang tertua yang ada di kawasan Jakarta Utara ini. Bahkan 2 buah tempat wisata bersejarah ini merupakan ikon dari daerah Jakarta Utara.

Kegiatan Bersepeda

Menyukai olah raga bersepeda? Pastinya menyajikan sensasi tersendiri jika bersepeda di daerah atau kawasan pantai. Nah, di pantai ini tidak hanya digunakan sebagai rekreasi wisata laut namun juga ada dermaga yang memang dibangun untuk beragam tujuan salah satunya adalah bersepeda. Oleh karena ini tak jarang banyak yang bersepeda di kawasan pantai dan berakhir di dermaga pantai tersebut.

Menikmati Indahnya Sunset dan Sunrise

Sunset Pantai Marunda
Sunset Pantai Marunda @mgiepewz

Tidak dipungkiri sunrise dan sunset adalah hal yang menyenangkan yang bisa dinikmati di pantai manapun. Dan pantai ini juga merupakan kawasan yang kerap dijadikan sebagai tempat menikmati sunrise maupun sunset.

Kawasan Bersejarah

Walaupun ada 2 daerah wisata bersejarah yang telah dijabarkan di atas, namun masih banyak lagi yang bisa diketahui dikawasan ini. Misalnya saja masalah sejarah VOC. Kamu harus tahu bahwasanya pantai inilah di mana pasukan VOC mendarat dan berniat menguasai dataran tanah Jawa pada abad ke 19 silam.

Menanam Mangrove

Mangrove Pantai Marunda
Mangrove Pantai Marunda @ sahabatmangroveindonesia

Untuk wisatawan yang memiliki kesadaran menjaga lingkungan, bisa membeli benih mangrove dan menanamnya di pinggiran Pantai Marunda. Kegiatan seperti ini juga bisa dilakukan bersama keluarga, khususnya anak-anak, agar mereka terbiasa menjaga dan melestarikan lingkungan. Karena setiap langkah kecil melestarikan alam yang dilakukan generasi muda, akan memiliki dampak yang besar bagi keberlangsungan hidup lingkungan dan anak cucu di masa depan.

Perlu diketahui, pohon mangrove selain sebagai penangkal laju abrasi, buah dan akarnya bisa digunakan untuk kerajinan tangan dan olahanan makanan. Juga saat ini sudah ada yang memanfaatkan mangrove sebagai bahan untuk pewarna pakainan, hasil produknya berupa batik mangrove.

Nah, bagaiamana? Berminat untuk mengunjungi pantai ini? Yuk rencanakan liburan bersama orang-orang terdekat.

BAGIKAN

14 Ulasan dari pengunjung

  1. Tempatnya nyaman dan budaya betawinya sangat terasa cocok untuk liburan dan mengenalkan budaya kepada anak anak agar dapat melestarikan kebudayaan indonesia

  2. Tempat yang bagus karena disana kita bisa sambil belajar mengenai hutan mangrove, Dan yang ngga kalah penting juga buat yang mau liburan murah bisa kesini
    Aksesnya juga cukup mudah bagi yang tidak memiliki kendaraan bisa naik feeder gratis dari terminal tanjung priok turun depan rusun marunda lalu jalan kaki deh dah sampai 😊

  3. Pantai ini memang tidak begitu indah dengan pantai-pantai yang lain nya, dan pantai ini juga sangat kotor. Tapi entah kenapa banyak orang yang senang pada berliburan ke pantai ini pada saat liburan hari raya Idul fitri (lebaran). Termasuk saya, saya juga sangat senang dengan pantai ini, karena pantai ini lah yang memiliki kenang”an yang benar” berharga menurut saya, karna pantai MARUNDA dulu itu sangat-sangat-sangat bersih, indah dan banyak sekali pedagang, dan dulu pas saya masih kecil, saya sering berlibur kesini (ya walaupun pas Lebaran Idul fitri doang).

    Seandai nya pantai ini bisa berubah seperti kayak dulu lagi, kayak pas saya masih kecil. Pantai yang begitu indah, nyaman, dan pantai yang layak untuk di kunjungin. Pokok nya Pantai inilah yang bener” memiliki kenangan saya yang begitu banyak dan berharga menurut saya.

  4. Pantai nya dulu lumayan ramai dan bersih,tp skrng udh sepi dan kotor sekali apalagi tempat parkir motor nya kurang memadai dan tanpa atap jadi nya kepanasan

  5. Pantai tanpa pasir pantai. Cuman buat nongkrong dan ngopi sambil memandang laut. Pagar yg memanjang sepanjang pantai membuat orang tidak bisa melihat laut.
    Pemda DKI Jakarta tidak berminat kayaknya membangun bibir pantai ini.
    Bayar tiket 5000 rupiah . Harusnya gratis karena lokasinya sangat dekat rusunawa Marunda paling 200 meter.
    Hiburan laut adalah cuman satu satunya yg Dekat
    Harusnya pagarnya dibuang. Atau dirobohkan.
    Gimana anak anak mau mencintai pantai.

  6. Banyak sekali pembangunan infrastruktur kota & pelabuhan. di kawasan ini di sepanjang tepi banyak warung makan,,tapi jorokk. Kenapa? Sampahnya gak tahan liatnya, dibuang di sembarang tempat. Deket rumah sama masjid sipitung nih sekalian kesinih πŸ‘buat liat pemandangan aja πŸ‘β€οΈ

  7. Pantai Marunda sering kali menjadi tujuan wisata warga lokal di Jakarta Utara, dengan nuansa yang lebih sederhana ketimbang Ancol. Pemandangan di tempat wisata di Jakarta Utara ini cukup indah, dan suasananya relatif tidak ramai. Daya tarik utamanya adalah objek wisata sejarah yang berada di dekatnya, yaitu rumah pahlawan Betawai Si Pitung serta Masjid Al-Alam.

  8. Yang suka mancing lumayan ok..dan disana ada situs bersejarah..nama nya rumah siputung…pahlawan dan pendekar betawi

  9. Walaupun tak secantik pantai2 lain, dan karna posisinya dekat dengan pelabuhan , tapi masih terlihat indah, masuk pun tak ada biaya masuk, hanya membayar parkir saja

  10. pertama kali saya kesini, yang terbersit di benak saya adalah kotor dan berantakan. sangat disayangkan, padahal jika mau dikelola dengan lebih professional, mungkin akan lebih mengundang baa yak wisatawan, terutama wisatawan lokal yang menginginkan wisata pantai murah.

  11. Udah 3 tahun gak kesini..berubah gak kayak dulu yang rame banget..tp lumayan liburan murah meriah buat keluarga,menikmati suasana laut bisa sambil makan ikan bakar atau kerang ijo

  12. Pantai yang penuh kenangan.

    Sewaktu umur SD pantai ini benar adanya pasir dan berenang sambil cari kumang kumang. Tapi kini pasirnya sudah ngak ada dan adanya tanggul penahan ombak.

    Terdapat beberapa warung yang menjajakan makanan dan minuman seperti kerang hijau, ikan bakar. Dan kita bisa naik perahu dengan biaya Rp10.000

  13. Pantai Marunda ini merupakan salah satu pantai yang memiliki nilai kesejarahan namun kondisi pantai saat ini tidak terawat dan kotor banyak sampah yang berserakan serta airnya berwarna hitam. Lokasi Pantai Marunda tidak jauh dari Masjid Al Alam yang hanya beberapa puluh meter saja.

  14. Disebut pantai publik karna lokasi ini masyarakat bebas masuk dan menikmati indah nya alam laut.. disini kita juga bisa menikmati berbagai masakan ikan laut dengan harga lebih murah dari mall … disekitar lokasi juga bisa kita kunjungi masjid bersejarah dan rumah pitung tokoh legendaris masyarakat betawi… mangrove yang ada sangat kurang dan perlu ditambah agar air laut tidak semakin memakan pantai. Karna kita tahu batas pantai itu 10 th lalu bbrp kilometer kedepan yang sekarang sudah jadi bagian laut

Berikan ulasan

Please enter your comment!
Please enter your name here