<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Pantai Anom	</title>
	<atom:link href="https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/</link>
	<description>Informasi Pantai Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jan 2024 17:51:36 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>
		Oleh: Dadang Atmaja		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1806</link>

		<dc:creator><![CDATA[Dadang Atmaja]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2023 00:11:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1806</guid>

					<description><![CDATA[Pantai Anom di Tangerang, Banten, memiliki daya tarik yang tak kalah menarik dari pantai-pantai lainnya di sekitarnya. Terletak di antara petak-petak tambak, perjalanan menuju pantai ini sendiri sudah menjadi pemandangan yang menarik tersendiri.

Namun sayangnya, pengelolaan yang belum maksimal membuat pantai ini kurang terawat dan banyak sampah karung bekas bendungan tambak yang masih terlihat di antara akar-akar mangrove. Lokasinya juga cukup sulit dijangkau jika menggunakan kendaraan roda empat karena harus melewati empang-empang bandeng atau udang sebelum sampai di lokasi.

Meskipun begitu, pantai seluas satu hektare ini masih banyak disambangi para pemburu foto dari berbagai kalangan. Tempatnya sejuk dan pemandangan bagus, dengan harga tiket masuk yang standar.

Pengunjung juga dapat menyaksikan keindahan matahari terbit dari puncak bukit yang berada di sebelah timur Pantai Anom. Jika Anda suka dengan fotografi, pemandangan yang ada di pantai ini juga sangat menarik untuk diabadikan.

Namun, pantai ini kurang direkomendasikan bagi yang ingin berenang di laut karena ombaknya yang cukup besar dan tidak selalu tenang. Oleh karena itu, pengunjung diharapkan untuk berhati-hati saat beraktivitas di Pantai Anom.

Sayangnya, fasilitas di pantai ini sudah tidak terawat sama sekali, baik mushola atau resto kecilnya sudah tidak ada yang mengurus. Namun, hal ini bisa menjadi potensi bagus untuk pengembangan pantai ini di masa depan.

Meskipun demikian, Pantai Anom tetap menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Namun, pengunjung diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan berhati-hati saat beraktivitas di pantai ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pantai Anom di Tangerang, Banten, memiliki daya tarik yang tak kalah menarik dari pantai-pantai lainnya di sekitarnya. Terletak di antara petak-petak tambak, perjalanan menuju pantai ini sendiri sudah menjadi pemandangan yang menarik tersendiri.</p>
<p>Namun sayangnya, pengelolaan yang belum maksimal membuat pantai ini kurang terawat dan banyak sampah karung bekas bendungan tambak yang masih terlihat di antara akar-akar mangrove. Lokasinya juga cukup sulit dijangkau jika menggunakan kendaraan roda empat karena harus melewati empang-empang bandeng atau udang sebelum sampai di lokasi.</p>
<p>Meskipun begitu, pantai seluas satu hektare ini masih banyak disambangi para pemburu foto dari berbagai kalangan. Tempatnya sejuk dan pemandangan bagus, dengan harga tiket masuk yang standar.</p>
<p>Pengunjung juga dapat menyaksikan keindahan matahari terbit dari puncak bukit yang berada di sebelah timur Pantai Anom. Jika Anda suka dengan fotografi, pemandangan yang ada di pantai ini juga sangat menarik untuk diabadikan.</p>
<p>Namun, pantai ini kurang direkomendasikan bagi yang ingin berenang di laut karena ombaknya yang cukup besar dan tidak selalu tenang. Oleh karena itu, pengunjung diharapkan untuk berhati-hati saat beraktivitas di Pantai Anom.</p>
<p>Sayangnya, fasilitas di pantai ini sudah tidak terawat sama sekali, baik mushola atau resto kecilnya sudah tidak ada yang mengurus. Namun, hal ini bisa menjadi potensi bagus untuk pengembangan pantai ini di masa depan.</p>
<p>Meskipun demikian, Pantai Anom tetap menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Namun, pengunjung diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan berhati-hati saat beraktivitas di pantai ini.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="4"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-04-20T07:11:26+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: renillo 95		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1808</link>

		<dc:creator><![CDATA[renillo 95]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 04:19:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1808</guid>

					<description><![CDATA[Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh , Alhamdulillah saya mulai mengulas kembali perjalanan saya

saya mulai perjalanan dari Sepatan ke pantai Anom kira kira 30 - 45 menit
kita ikuti panduan dari google maps saja

Aksesnya hanya bisa dilalui roda dua
jalan masuknya agak kecil di samping kiri rumah warga setelah melewati jembatan

masuk terus dan lurus sampai menemui percabangan , ada yang lurus dan kekanan kita belok ke kanan

untuk ke pantai Anom Tinggal mengikuti google maps saja dan jika bingung kita jangan lupa bertanya warga sekitar sana yang sedang memancing, soalnya ada beberapa belokan yang saya lupa hehe

Dan saya tidak menyarankan pergi kesana setelah hujan
karena jalannya berlumpur dan licin
kalo saya Alhamdulillah walau licin tetap bisa ke pantai Anom hehehe

Dan sesampai disana saya tidak menemukan penjaga di loket Tiket , jadi masuk ke tempat wisata ini Gratis hehehehe

Aslinya harga Tiket kalo tidak salah 10K

sesampai di pantai Anom ini, fasilitasnya sudah tidak terawat sama sekali, baik mushola atau resto kecilnya sudah tidak ada yang mengurus

Dan disana warung warung juga sudah tutup

menurut saya ini jadi potensi bagus untuk Tangerang, karena pantai ini tidak begitu jelek jelek amat

tapi saya mohon kesadaran ke pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sembarangan

untuk suasananya lumayan lah bagus juga untuk foto foto

mudah mudahan pantai ini bisa kembali sedia kala
dan diperbaiki lagi tempat wisatanya

Sekian Terima kasih]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh , Alhamdulillah saya mulai mengulas kembali perjalanan saya</p>
<p>saya mulai perjalanan dari Sepatan ke pantai Anom kira kira 30 &#8211; 45 menit<br />
kita ikuti panduan dari google maps saja</p>
<p>Aksesnya hanya bisa dilalui roda dua<br />
jalan masuknya agak kecil di samping kiri rumah warga setelah melewati jembatan</p>
<p>masuk terus dan lurus sampai menemui percabangan , ada yang lurus dan kekanan kita belok ke kanan</p>
<p>untuk ke pantai Anom Tinggal mengikuti google maps saja dan jika bingung kita jangan lupa bertanya warga sekitar sana yang sedang memancing, soalnya ada beberapa belokan yang saya lupa hehe</p>
<p>Dan saya tidak menyarankan pergi kesana setelah hujan<br />
karena jalannya berlumpur dan licin<br />
kalo saya Alhamdulillah walau licin tetap bisa ke pantai Anom hehehe</p>
<p>Dan sesampai disana saya tidak menemukan penjaga di loket Tiket , jadi masuk ke tempat wisata ini Gratis hehehehe</p>
<p>Aslinya harga Tiket kalo tidak salah 10K</p>
<p>sesampai di pantai Anom ini, fasilitasnya sudah tidak terawat sama sekali, baik mushola atau resto kecilnya sudah tidak ada yang mengurus</p>
<p>Dan disana warung warung juga sudah tutup</p>
<p>menurut saya ini jadi potensi bagus untuk Tangerang, karena pantai ini tidak begitu jelek jelek amat</p>
<p>tapi saya mohon kesadaran ke pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sembarangan</p>
<p>untuk suasananya lumayan lah bagus juga untuk foto foto</p>
<p>mudah mudahan pantai ini bisa kembali sedia kala<br />
dan diperbaiki lagi tempat wisatanya</p>
<p>Sekian Terima kasih</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="3"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-03-24T11:19:30+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ayu Utami		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1809</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ayu Utami]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 04:56:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1809</guid>

					<description><![CDATA[Akses hanya bisa dilewati oleh sepeda/motor. Saat hujan jalanan akan sangat licin karena tanah &#038; tidak beraspal.

Saat sampai di pantai. Disayangkan sekali pantai sangat kotor, banyak sampah di bibir pantai. Sehingga untuk tempat rekreasi sangat kurang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akses hanya bisa dilewati oleh sepeda/motor. Saat hujan jalanan akan sangat licin karena tanah &amp; tidak beraspal.</p>
<p>Saat sampai di pantai. Disayangkan sekali pantai sangat kotor, banyak sampah di bibir pantai. Sehingga untuk tempat rekreasi sangat kurang.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="1"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-03-07T11:56:50+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Babam Goher		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1807</link>

		<dc:creator><![CDATA[Babam Goher]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 01:19:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1807</guid>

					<description><![CDATA[Dalam petualangan saya ke sebuah pantai tersembunyi, saya menemukan pengalaman yang luar biasa. Akses menuju pantai ini sedikit berbeda, dengan jarak dan jalur yang masih satu arah menuju Tj. Pasir. Meskipun menambah sekitar 20 menit perjalanan dari Tj. Pasir, saya dapat memastikan bahwa kondisi jalan cukup baik dan dapat dicapai oleh warga sekitar Tangerang.

Ketika sampai di sana, saya menemukan bahwa kendaraan yang cocok untuk menjelajahi pantai ini adalah sepeda atau motor dengan ban semi trial, seperti yang telah diulas oleh para penjelajah sebelumnya. Namun, perlu diingat bahwa saat hujan, disarankan untuk tidak melintasi jalur ini. Saya sendiri menggunakan mobil dan harus menitipkannya di salah satu rumah warga dengan izin pemilik rumah. Meskipun belum ada area parkir resmi seperti di Tj. Pasir, tetapi berinteraksi dengan warga setempat sangat menyenangkan. Mereka sangat baik dan ramah dalam menyambut kami.

Setelah meninggalkan mobil di rumah warga, kami diberi petunjuk untuk melanjutkan perjalanan menuju pantai dengan berjalan kaki sekitar setengah kilometer. Saat berjalan, kami disuguhkan pemandangan yang menakjubkan, seperti empang yang dipenuhi ikan, kepiting, dan berbagai jenis makhluk hidup lainnya, ditambah dengan hutan mangrove yang memikat. Terlihat bahwa ini adalah usaha budidaya yang dilakukan oleh warga sekitar, mengingat dilarangnya memancing di area tersebut.

Dalam kesimpulannya, saya sangat terkesan dengan keindahan pantai tersembunyi ini. Meskipun sedikit sulit untuk mencapainya, pengalaman menjelajahi jalur yang menarik dan berinteraksi dengan warga setempat membuatnya sangat berharga. Jika Anda mencari petualangan yang berbeda dan ingin menikmati pesona alam yang menawan, pantai ini layak untuk dikunjungi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam petualangan saya ke sebuah pantai tersembunyi, saya menemukan pengalaman yang luar biasa. Akses menuju pantai ini sedikit berbeda, dengan jarak dan jalur yang masih satu arah menuju Tj. Pasir. Meskipun menambah sekitar 20 menit perjalanan dari Tj. Pasir, saya dapat memastikan bahwa kondisi jalan cukup baik dan dapat dicapai oleh warga sekitar Tangerang.</p>
<p>Ketika sampai di sana, saya menemukan bahwa kendaraan yang cocok untuk menjelajahi pantai ini adalah sepeda atau motor dengan ban semi trial, seperti yang telah diulas oleh para penjelajah sebelumnya. Namun, perlu diingat bahwa saat hujan, disarankan untuk tidak melintasi jalur ini. Saya sendiri menggunakan mobil dan harus menitipkannya di salah satu rumah warga dengan izin pemilik rumah. Meskipun belum ada area parkir resmi seperti di Tj. Pasir, tetapi berinteraksi dengan warga setempat sangat menyenangkan. Mereka sangat baik dan ramah dalam menyambut kami.</p>
<p>Setelah meninggalkan mobil di rumah warga, kami diberi petunjuk untuk melanjutkan perjalanan menuju pantai dengan berjalan kaki sekitar setengah kilometer. Saat berjalan, kami disuguhkan pemandangan yang menakjubkan, seperti empang yang dipenuhi ikan, kepiting, dan berbagai jenis makhluk hidup lainnya, ditambah dengan hutan mangrove yang memikat. Terlihat bahwa ini adalah usaha budidaya yang dilakukan oleh warga sekitar, mengingat dilarangnya memancing di area tersebut.</p>
<p>Dalam kesimpulannya, saya sangat terkesan dengan keindahan pantai tersembunyi ini. Meskipun sedikit sulit untuk mencapainya, pengalaman menjelajahi jalur yang menarik dan berinteraksi dengan warga setempat membuatnya sangat berharga. Jika Anda mencari petualangan yang berbeda dan ingin menikmati pesona alam yang menawan, pantai ini layak untuk dikunjungi.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="4"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-03-06T08:19:01+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ruslan Efendi		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1813</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ruslan Efendi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2023 15:10:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1813</guid>

					<description><![CDATA[Pantai nya masih asri belum banyak pengunjung, enak buat istirahat menikmati suasana pantai. Akses agak sulit hanya bisa dilalui kendaraan roda 2. Dan sepertinya kalau hujan tidak bisa akses, karena jalan setapak pinggir empang-empang ada jalan yang berlumpur. Fasilitas toilet, kamar bilas, mushola. Banyak warung makanan dan minuman. Wisata alam pantai yang cukup menawan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pantai nya masih asri belum banyak pengunjung, enak buat istirahat menikmati suasana pantai. Akses agak sulit hanya bisa dilalui kendaraan roda 2. Dan sepertinya kalau hujan tidak bisa akses, karena jalan setapak pinggir empang-empang ada jalan yang berlumpur. Fasilitas toilet, kamar bilas, mushola. Banyak warung makanan dan minuman. Wisata alam pantai yang cukup menawan.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="5"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-02-23T22:10:10+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Fitri Nurul F		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1815</link>

		<dc:creator><![CDATA[Fitri Nurul F]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 07:22:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1815</guid>

					<description><![CDATA[Akses menuju pantai hanya bisa dilalui motor, dan tidak bisa berselingan dari arah berlawanan. Airnya tidak jernih, banyak sampah yang sudah lama. Beberapa penjual menjajakan makanan dan minuman. Ada spot foto sehingga membuat lebih tertarik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akses menuju pantai hanya bisa dilalui motor, dan tidak bisa berselingan dari arah berlawanan. Airnya tidak jernih, banyak sampah yang sudah lama. Beberapa penjual menjajakan makanan dan minuman. Ada spot foto sehingga membuat lebih tertarik.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="3"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-01-16T14:22:14+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Luthfi Pebriawan		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1811</link>

		<dc:creator><![CDATA[Luthfi Pebriawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2023 06:16:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1811</guid>

					<description><![CDATA[Tempatnya sejuk pemandangan bagus, harga tiket masuk standar namun sampah dipinggiran pantai kurang terawat, jalan sebelum pantai masih tanah agak susah lewat kalo habis hujan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tempatnya sejuk pemandangan bagus, harga tiket masuk standar namun sampah dipinggiran pantai kurang terawat, jalan sebelum pantai masih tanah agak susah lewat kalo habis hujan</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="4"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2023-01-06T13:16:26+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Abun Dant		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1812</link>

		<dc:creator><![CDATA[Abun Dant]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 10:13:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1812</guid>

					<description><![CDATA[Sarana hiburan pantai, namanya tanjung Anom, suasana santai, gelombang rendah dan bisa buat renang, namun air keruh (lekoh) / tidak bersih, tidak bisa dilewati mobil, hanya sepeda dan motor, ada warung kopi, parkir luas, toilet tersedia, tapi lumayan buat santai menghilang kan penat. Hanya banyak sampah dan motor masuk bayar 15000 sepeda 5000]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sarana hiburan pantai, namanya tanjung Anom, suasana santai, gelombang rendah dan bisa buat renang, namun air keruh (lekoh) / tidak bersih, tidak bisa dilewati mobil, hanya sepeda dan motor, ada warung kopi, parkir luas, toilet tersedia, tapi lumayan buat santai menghilang kan penat. Hanya banyak sampah dan motor masuk bayar 15000 sepeda 5000</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="4"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2022-12-17T17:13:45+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Henset 11		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1810</link>

		<dc:creator><![CDATA[Henset 11]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2022 06:56:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1810</guid>

					<description><![CDATA[Akses masuk area pantai hanya jalan setapak cukup untuk motor melewati area hutan bakau, untuk tiket masuknya 10,000 untuk motor dan orang, terdapat beberapa saung dan spot foto. Kondisi pantainya kurang bersih, banyak sampah berserakan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akses masuk area pantai hanya jalan setapak cukup untuk motor melewati area hutan bakau, untuk tiket masuknya 10,000 untuk motor dan orang, terdapat beberapa saung dan spot foto. Kondisi pantainya kurang bersih, banyak sampah berserakan.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="2"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2022-08-21T13:56:09+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Ahmad Pujianto		</title>
		<link>https://www.pantaipedia.com/pantai-anom/#comment-1814</link>

		<dc:creator><![CDATA[Ahmad Pujianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2022 07:21:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://www.pantaipedia.com/?p=3447#comment-1814</guid>

					<description><![CDATA[Datang minggu lalu, explore bareng my family. Yuk kita ulas :

1. akses : Jarak/ jalur masih satu arah menuju Tj. Pasir, hanya menambah sekitar 20 menit dari Tj. Pasir menuju lokasi.  Kondisi jalan, mungkin warga tangerang sekitar Sudah faham.

2. Kendaraan : melihat ulasan para peng explore yg sudah berkunjung, dan saya membuktikan nya. Bisa sampai ke titik pantai, hanya sepeda dan motor all jenis kalau bisa ban semi trial. Tidak dianjurkan dilalui pada saat hujan. ( saya menggunakan mobil dan harus menitipkan di salah satu rumah warga, dengan izin pemilik rumah pastinya. Belum ada area parkir disana, tidak seperti TJ. Pasir. Tapi bagaimana kita bersosialisasi aja sama warga sana, saya pribadi. Warga disana baik dan welcome sekali)

3. Track menuju pantai : dilanjut nih, setelah menitipkan mobil, ( bayar pulangnya,  menurut pengertian kita aja)
And kita dikasih tau arah jalan kaki sekitar  1/2 kilo. Dengan suasana empang yg berisikan ikan, kepiting, dan sejenisnya ditambah hutan mangrove. Ini sepertinya budidaya warga sekitar, soalnya tidak boleh dipancing.

4. Ticket : sesampai lokasi, melewati jembatan kecil. Akan terlihat loket ticket. Tenang, masih bersahabat. Ber 4, 10.000 saja. Bedalah sama Si TJ.---- sensor. Dengan bertarif wow.

5. Pantai : yg paling oke, banyak iconic untuk selvie buat yg hobie. Kondisi Air  dan Sampah, mungkin masih 11&#039;12 sama TJ. ----sensor. Hebatnya dipasir pantai dan pinggiran karang masih banyak kepiting dan keong kecil yg berlarian, si kecilpun senang. Ditambah sangat sepi, alias leluasa disana. Mungkin suasana covid kali yah. Dan sudah kelar bermain, pasti cari tepat bilas/ ganti dong yah. Ada ko, hanya saja air yg disediakan kurang bersih. ( kalo bisa bawa air sendiri😁).
Sudah kelar and rapih, waktunya ganjal perut diwarung area pantai.

Semoga share ini membantu para TRIP/ Explorer, selama kondisi covid belum usai.

Sedikit pesan:
coba dech, kita ambil sikap paling sederhana. Contohnya, buang sampah yg pada tempat tersedia. Begitu Juga contoh lainnya, yg bersifat merusak ekosistem pantai. Prihatin dari yang seharusnya dilihat indah, menjadi kelam.
INGA.... INGA.... Ting. Ini Anugrah yang diberikan yang kuasa.

Next trip, kita masih akan explore tangerang yang terpencil menawan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Datang minggu lalu, explore bareng my family. Yuk kita ulas :</p>
<p>1. akses : Jarak/ jalur masih satu arah menuju Tj. Pasir, hanya menambah sekitar 20 menit dari Tj. Pasir menuju lokasi.  Kondisi jalan, mungkin warga tangerang sekitar Sudah faham.</p>
<p>2. Kendaraan : melihat ulasan para peng explore yg sudah berkunjung, dan saya membuktikan nya. Bisa sampai ke titik pantai, hanya sepeda dan motor all jenis kalau bisa ban semi trial. Tidak dianjurkan dilalui pada saat hujan. ( saya menggunakan mobil dan harus menitipkan di salah satu rumah warga, dengan izin pemilik rumah pastinya. Belum ada area parkir disana, tidak seperti TJ. Pasir. Tapi bagaimana kita bersosialisasi aja sama warga sana, saya pribadi. Warga disana baik dan welcome sekali)</p>
<p>3. Track menuju pantai : dilanjut nih, setelah menitipkan mobil, ( bayar pulangnya,  menurut pengertian kita aja)<br />
And kita dikasih tau arah jalan kaki sekitar  1/2 kilo. Dengan suasana empang yg berisikan ikan, kepiting, dan sejenisnya ditambah hutan mangrove. Ini sepertinya budidaya warga sekitar, soalnya tidak boleh dipancing.</p>
<p>4. Ticket : sesampai lokasi, melewati jembatan kecil. Akan terlihat loket ticket. Tenang, masih bersahabat. Ber 4, 10.000 saja. Bedalah sama Si TJ.&#8212;- sensor. Dengan bertarif wow.</p>
<p>5. Pantai : yg paling oke, banyak iconic untuk selvie buat yg hobie. Kondisi Air  dan Sampah, mungkin masih 11&#8217;12 sama TJ. &#8212;-sensor. Hebatnya dipasir pantai dan pinggiran karang masih banyak kepiting dan keong kecil yg berlarian, si kecilpun senang. Ditambah sangat sepi, alias leluasa disana. Mungkin suasana covid kali yah. Dan sudah kelar bermain, pasti cari tepat bilas/ ganti dong yah. Ada ko, hanya saja air yg disediakan kurang bersih. ( kalo bisa bawa air sendiri😁).<br />
Sudah kelar and rapih, waktunya ganjal perut diwarung area pantai.</p>
<p>Semoga share ini membantu para TRIP/ Explorer, selama kondisi covid belum usai.</p>
<p>Sedikit pesan:<br />
coba dech, kita ambil sikap paling sederhana. Contohnya, buang sampah yg pada tempat tersedia. Begitu Juga contoh lainnya, yg bersifat merusak ekosistem pantai. Prihatin dari yang seharusnya dilihat indah, menjadi kelam.<br />
INGA&#8230;. INGA&#8230;. Ting. Ini Anugrah yang diberikan yang kuasa.</p>
<p>Next trip, kita masih akan explore tangerang yang terpencil menawan.</p>
<p class="stars"><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span><span class="dashicons dashicons-star-filled"></span></p>
<div itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating"> <meta itemprop="ratingValue" content="3"/><meta itemprop="bestRating" content="5"/></div>
<p><meta itemprop="datePublished" content="2022-08-13T14:21:50+07:00"/></p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
